Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Tidak Ada Kategori

    Pengubur Mimpi Timnas Indonesia di AFF 2010 Ini Menaruh Hormat pada Boaz Solossa - kompas

    9 min read

    Pengubur Mimpi Timnas Indonesia di AFF 2010 Ini Menaruh Hormat pada Boaz Solossa- kompas

    Selasa, 23 Juni 2020 | 15:40 WIB
    Safee Sali (kiri) dan Yaya Toure (kanan).
    Lihat Foto
    AFP/KAMARUL AKHIR
    Safee Sali (kiri) dan Yaya Toure (kanan).

    KOMPAS.com - Eks bomber timnas Malaysia Safee Sale ternyata menaruh hormat pada Boaz Solossa.

    Safee Sali adalah bintang timnas Malaysia saat menjuarai Piala AFF 2010.

    Ia mencetak dua gol pada leg pertama babak final Piala AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil dan satu gol di Stadion Gelora Bung Karno pada pertemuan kedua.

    Gelontoran golnya tersebut sekaligus mengubur harapan timnas Indonesiauntuk menjadi raja di pesta sepak bola antarnegara ASEAN.

    Namun, Safee membuat langkah berani pada awal musim kompetisi 2010-2011.

    Baca juga: Regulasi Baru Liga 1 2020, Klub Wajib Mainkan Pemain Timnas Indonesia

    Ia menyeberang dari Negeri Jiran ke Tanah Air setelah membuat rakyat Indonesia menangis.

    Pemain yang menggunakan nomor punggung 10 di timnas Malaysia itu menerima pinangan Pelita Jaya.

    Selama merumput di Liga Indonesia, Safee mengaku tak bisa menentukan lawan terkuat yang pernah dihadapinya.

    Namun, secara khusus mantan pemain JDT itu menaruh hormat pada Boaz Solossa.

    Safee tidak mengungkapkan secara detail alasan mengapa dirinya menaruh hormat pada Boaz Solossa.

    Scroll untuk lanjut baca

    Baca juga: Alasan Safee Sali Tolak Persib Bandung dan Lebih Pilih Pelita Jaya

    Akan tetapi, Boaz yang saat itu bermain untuk Persipura disebut sebagai lawan tersulit yang pernah dihadapinya.

    "Saya tak bisa bilang siapa lawan terkuat yang pernah dihadapi selama saya berada di Indonesia," ucapnya dilansirBolasport.com dari Goal Malaysia.

    "Tapi tempat tersulit dan lawan tersulit sudah pasti Persipura Jayapura yang punya Boaz Solossa," imbuhnya.

    Safee sendiri hanya bertahan selama satu setengah musim di Liga Indonesia.

    Bersama skuad Young Guns, Safee tampil dalam 42 pertandingan dan menyumbangkan 27 gol.

    Baca juga: Indra Sjafri Ingatkan Shin Tae-yong soal Tugas sebagai Pelatih Timnas Indonesia

    Pada musim ketiga, Safee sejatinya sempat bergabung dengan Arema FC.

    Akan tetapi, wacana tentang sanksi FIFA yang akan diberikan pada Indonesia membuatnya memilih kembali ke Malaysia.

    Safee pun merapat ke JDT dengan status pemain pinjaman sebelum akhirnya dipermanenkan pada 2014. (Hugo Hardianto Wijaya). 

    Editor: Faishal Raihan
    Sumber:

    Terkait



    Terpopuler

    Topik Terpopuler

    Komentar
    Additional JS