Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Breaking News - Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Semarang, 4 Ambulans Dikerahkan Evakuasi Korban - Tribunnews

    5 min read

     

    Berita Semarang

    Kecelakaan beruntun melibatkan 5 kendaraan terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Semarang Selatan. Jalur arah Kedungmundu ditutup.

    Tayang:



    Tribun Jateng/Reza Gustav Pradana

    RINGSEK - Kondisi pasca kecelakaan beruntun di Jalan Tentara Pelajar, tepatnya di depan Richeese Factory, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (28/6/2026) malam. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah, sementara polisi, tim medis, relawan, dan petugas Dinas Perhubungan melakukan evakuasi korban, penanganan lokasi, serta pengaturan arus lalu lintas. 

    Ringkasan Berita:
    • Kecelakaan beruntun hebat yang melibatkan sedikitnya lima kendaraan roda empat dan roda dua terjadi di Jalan Tentara Pelajar, tepatnya di depan gerai Richeese Factory, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Semarang, Minggu (28/6/2026) malam
    • Insiden ini mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami rusak parah hingga menutup akses jalan utama.
    • Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian sekitar pukul 19.00 WIB, dua unit mobil dalam kondisi mobil ringsek parah pada bagian depan

    TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Kecelakaan beruntun hebat yang melibatkan sedikitnya lima kendaraan roda empat dan roda dua terjadi di Jalan Tentara Pelajar, tepatnya di depan gerai Richeese Factory, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (28/6/2026) malam.

    Insiden ini mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami rusak parah hingga menutup akses jalan utama.

    Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian sekitar pukul 19.00 WIB, dua unit mobil dalam kondisi mobil ringsek parah pada bagian depan setelah saling bertabrakan dalam posisi berhadapan. Jalur dari arah Mrican menuju Kedungmundu terpaksa ditutup total untuk proses penyelamatan.

    Kendaraan yang terlibat di antaranya adalah SUV Hyundai Santa Fe hitam bernomor polisi B 2543 AIC yang posisinya melintang di tengah marka jalan dengan kondisi salah satu roda depan terlepas. Di hadapannya, terdapat Suzuki Splash silver berpelat H 1716 DM yang mengalami kerusakan mesin parah akibat hantaman keras.

    Tak hanya mobil, tiga unit sepeda motor ikut terseret dalam kecelakaan di Semarang ini. Sebuah Honda Beat berpelat K 5932 BZC ditemukan tergeletak tepat di kolong belakang mobil Splash.

    Sementara dua motor lainnya, yakni Honda Vario berpelat H 5715 MC dan Honda CB150X dengan nomor polisi DR 4500 EL, juga ditemukan tergeletak di sekitar area benturan.

    Empat Ambulans Dikerahkan untuk Evakuasi

    Otoritas keselamatan bergerak cepat pascamenerima laporan warga. Sebanyak empat unit mobil ambulans langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban yang membutuhkan penanganan medis segera.

    Baca juga: Buron 2 Bulan, Paman Pembakar Keponakan di Semarang Diringkus di Kampung Nelayan Jepara

    Petugas medis bersama sejumlah relawan di lapangan tampak bahu-membahu mengeluarkan seorang korban perempuan yang sempat terjebak di dalam kabin mobil Suzuki Splash. Di saat yang sama, seorang pengendara motor yang terkapar di bahu jalan juga langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah mendapatkan pertolongan pertama.

    Guna membersihkan puing-puing material tajam dan memindahkan bangkai kendaraan yang ringsek, dua unit mobil derek diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP).

    Pengalihan Arus Lalu Lintas Pukul 19.00 WIB

    Akibat penutupan sementara di ruas Jalan Tentara Pelajar yang menuju ke arah Kedungmundu, kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan. Petugas dari Satuan Lalu Lintas serta Anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersiaga di lokasi untuk memecah kemacetan.

    Aliran kendaraan dari arah utara sementara waktu dialihkan memutar menuju kawasan Sompok. Puluhan warga setempat dan pengguna jalan yang penasaran juga tampak memadati sekitar trotoar untuk menyaksikan jalannya evakuasi.

    Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan olah TKP guna mengumpulkan data manifes. Pihak berwenang belum bisa merilis penyebab utama maupun jumlah pasti korban luka akibat insiden kecelakaan beruntun tersebut karena proses pendataan formal masih berjalan intensif. (rez)

    Komentar
    Additional JS