Pets : Stroke pada Kucing
2 min read
Pets : Stroke pada Kucing
Yap, aku punya kucing dan hanya seekor, jantan, dan kunamai Beck. Ini adalah kali pertama aku memutuskan untuk memelihara kucing dengan cara serius.
Dan bukan kucing yang cantik dan mahal, Beck hanya kucing mixed breed biasa yang dapatnya pun gratisan. Tak kusangka akan jadi pengalaman berwarna dalam memelihara hewan piaraan.
Dan bukan kucing yang cantik dan mahal, Beck hanya kucing mixed breed biasa yang dapatnya pun gratisan. Tak kusangka akan jadi pengalaman berwarna dalam memelihara hewan piaraan.

Tak bedanya dengan memelihara kucing persia atau semacamnya, Beck secara rutin grooming, sudah vaksin, pun dibawa ke veterinarian ketika dia sakit. Sekarang aku akan coba menceritakan salah satu penyakit yang pernah diderita Beck. Feline Stroke, secara singkat tentunya. Yup, kucingpun bisa kena stroke seperti manusia!
Feline Stroke atau stroke pada kucing, tak ubahnya seperti stroke pada manusia. Ketika suplay darah ke otak menjadi tidak lancar, dan akhirnya menyebabkan terganggunya fungsi motorik pada kucing.
*Ciri-ciri
Mungkin kamu akan mendapati kucingmu jadi hilang keseimbangan, kepala miring ke satu sisi, sulit jalan, bingung, disorientasi, kesulitan penglihatan, wajah jadi kaku, kebutaan sementara, hilang napsu makan, berat badan turun, atau berubah kebiasaan.
*Penyebab
Penyebab stroke bisa karena trauma kepala, racun, sakit penyakit tertentu, atau reaksi obat yang menyebabkan parasit untuk penyakit tertentu bermigrasi. Dua jenis stoke kucing adalah Ischemia, dimana suplay darah dan oksigen kurang ke otak. Yang kedua adalah hemorrhagic, stroke yang disebabkan pendarahan di otak. Jenis yang pertama lebih umum ditemui.
Untuk mengetahui secara pasti dan tepat penyebab stroke kucingmu, tidak bisa melalui tes darah, urin, atau X-ray. Yang paling baik adalah melalui CT-scan atau MRI. Mengetahui sebab pasti stroke bisa mencegah kembalinya stroke dengan lebih maksimal.
*Pencegahan
Semua jenis kucing bisa kena stroke, meski tampaknya kucing yang dilepas keluar rumah adalah yang paling berpotensi kena, karena mereka bisa saja terpapar racun tikus atau kena bakteri. Jadi cara mencegah kucingmu kena stroke, adalah dengan mengurungnya di rumah saja.
*Perawatan
cara perawatan kucing yang stroke adalah dengan mengembalikan kadar air yang hilang dalam tubuh kucing. Menjaganya tetap makan. Menjaga kucing tetap hangat dan kering dan melapisi tempat tidurnya dengan sesuatu yang menyerap dan diganti secara berkala. Kucing juga perlu dibalik arah tidurnya secara berkala untuk menghindari pegal dan kesemutan, dan mencegah lembab karena kena urin sendiri. Jangan lupa "dijemur" 15 menit setiap pagi sebelum jam 9, dan melakukan fisioterapi setiap pagi untuk menggerakkan otot-ototnya yang kaku.
*Harapan
Semakin segera penanganannya, semakin besar kesempatan sembuh totalnya. Menunjukkan kemajuan dalam 2 minggu pertama memberi kesempatan sembuh yang sangat baik. Kucing bisa sembuh dari stroke dengan kesempatan lebih baik dari manusia dan bisa hidup panjang dan normal selepas stroke. Proses penyembuhan bisa mingguan atau bulanan, dan membutuhkan terapi fisik yang agresif dan kesabaran ekstra.
Yang tentunya tak masalah, karena kita semua sayang kucing kita masing-masing kan?.
Dan tepatnya itu juga yang sekarang sedang kulakukan untuk Beck, supaya dia bisa segera mandiri lagi (Wish me luck).
Semoga kucingmu selalu baik-baik saja. :)
Sumber =
petwave.com/Cats/Health/Brain-Spinal-Nerve/Strokes.aspx
[2]
[3]
update= kucingku sekarang sudah lama 'pergi' bukan karena stroke, tp karena infeksi. (sampe sekarang aku selalu mau nangis kalo nyeritain masa-masa perjuangan dia masih berusaha bertahan meski tahu dia mau pergi T_T)