0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Pandemi Covid-19, Swab & Rapid Test Aktivitas Wajib di Istana Kepresidenan - merdeka.com

    1 min read

    Pandemi Covid-19, Swab & Rapid Test Aktivitas Wajib di Istana Kepresidenan ; merdeka.com

    Presiden Jokowi didampingi Mentan SYL Tinjau Food Estate di Kapuas. ©2020 Merdeka.com
    PERISTIWA | Minggu, 12 Juli 2020 10:01:00
    Reporter : Intan Umbari Prihatin

    Merdeka.com - Asisten Ajudan Presiden AKP Syarif Muhammad Fitriansyah mengatakan, semenjak Maret saat kasus Covid-19 muncul di Indonesia, Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung memerintahkan untuk berjaga lingkaran dalam istana Kepresidenan dari virus.

    Khususnya lingkungan istana, setiap waktu para perangkat kepresidenan selalu dicek kesehatan mulai dari swab hingga rapid test.

    "Iya, saat pandemi pertama itu diumumkan oleh beliau. Beliau kan sangat menjaga sekali inner circle," katanya saat berbicang bersama merdeka.com dalam acara Ruang Merdeka, Rabu (12/7).

    Salah satunya pergantian dinas perangkat kepresidenan. Syarif menceritakan biasanya hanya 3 hari giliran untuk dinas namun saat pandemi muncul, 2 bulan tidak berganti tugas.

    "Itu ketika dinyatakan covid itu kita sampai 2 bulan. Jadi Maret-Mei itu saya melaksanakan dinas, dalam dinas Maret-Mei itu saya sudah swab tes kira-kira 4 kali," ungkapnya.

    Selama sebulan, Syarif sudah dites swab sebanyak dua kali. Tidak hanya itu, saat mantan Gubernur DKI Jakartaitu melakukan aktivitas ke luar daerah pun tetap melakukan rapid test.

    "Kalau rapid test pokoknya setiap kali bapak keluar, seperti bagi sembako, bapak ke luar daerah itu diulang lagi rapid testnya," terangnya.

    Sebelum menjalankan dinas, Syarif pun harus menunggu hasil swab dan menjalani karantina. Dalam proses karantina, dia harus menjaga stamina.

    "Jika nanti hasil swab tesnya sudah dinyatakan non-reaktif baru kita bisa bertemu tuh sama rangkaian perangkat-perangkat pak presiden, mulai dari ajudan dinas saat itu," katanya.

    Komentar
    Additional JS