Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Tidak Ada Kategori

    Re: Wali Kota Tasikmalaya: Anggaran Kami Minim dan Tenaga Medis Kewalahan - kompas

    4 min read




    Wali Kota Tasikmalaya: Anggaran Kami Minim dan Tenaga Medis Kewalahan - kompas

    Kamis, 1 Oktober 2020 | 17:36 WIB
    Ilustrasi virus corona, Covid-19Shutterstock Ilustrasi virus corona, Covid-19

    TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Lonjakan kasus Covid-19 di KotaTasikmalaya, Jawa Barat, semakin membuat kewalahan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

    Saat penambahan kasus terjadi pada gelombang kedua ini, anggaran semakin menipis dan tenaga medis mulai kewalahan.

    "Tadi saya sudah sampaikan langsung ke Pak Wagub Jabar. Sekarang anggaran kami minim dan tenaga medis mulai kewalahan, sedangkan lonjakan kasus terus bertambah setiap harinya," kata Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

    X

    Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

    Tadi saya dapat info 40 tambahan, tak sejam kemudian total hari ini bertambah 53 terkonfirmasi positif," jelas Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

    Budi mengatakan, saat ini pihaknya hanya bisa mengandalkan kesadaran masyarakat dalam memerangi wabah Covid-19.

    Masyarakat diharapkan punya kepedulian dengan menaati seluruh protokol kesehatan dan anjuran Tim Gugus Tugas Kota Tasikmalaya.

    "Tadi saya dapat info 40 tambahan. Tak sampai 1 jam kemudian, total hari ini bertambah 53 terkonfirmasi positif," kata Budi.

    Baca juga: Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

    Budi berharap, semua kondisi darurat sekarang ini bisa dilalui dengan bantuan semua pihak, mulai dari pemerintah dan seluruh warga Kota Tasikmalaya.

    "Sekarang saya nilai masyarakat yang selalu menaati protokol kesehatan disebut sebagai pahlawan sosial," kata Budi.

    Budi atas nama Pemkot Tasikmalaya berterima kasih kepada semua masyarakat yang selama ini mematuhi aturan memakai masker saat keluar rumah.

    Para pengusaha di pusat Kota Tasikmalaya pun terpantau mematuhi anjuran pembatasan jam malam yang kompak, dengan berhenti beraktivitas sampai pukul 20.00 WIB.

    Sementara itu, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, hingga saat ini terdapat 130 orang yang masih dalam perawatan.

    Sementara itu, ada 9 orang yang meninggal dunia karena Covid-19.



    Komentar
    Additional JS