Pernah Selamat dari Tsunami Jepang, Burung Tertua di Dunia ini Punya Anak di Usia 70 tahun - Kompas Dunia
7 min read
Pernah Selamat dari Tsunami Jepang, Burung Tertua di Dunia ini Punya Anak di Usia 70 tahun
Kompas dunia | 6 Maret 2021 | 17:58 WIB

Wisdom, burung albatros yang menjadi burung tertua di dunia sedang mengasuh anaknya. (Sumber: Twitter/@USFWSPasific)
HAWAII, KOMPAS.TV - Seekor burung albatros berusia sekitar 70 tahun menjadi burung liar tertua di dunia. Burung bernama Wisdom ini bahkan masih menetaskan anak pada 1 Februari lalu.
Wisdom menyambut bayi burung itu di Atol Midway, kawasan Pasifik Utara. Kabar kelahiran itu pertama diketahui oleh pakar biologi di pulau karang dekat Hawaii.
Midway Atoll National Wildlife Refuge di pesisir Hawaii menjadi rumah bagi koloni terbesar albatros di dunia. Setiap tahunnya, jutaan ekor burung itu akan kembali ke sana untuk kawin.
Baca Juga: Nyata! Asal Mula Attack on Titan Terinspirasi Hewan Ini
Pakar biologi itu sudah mengantisipasi kabar menetasnya bayi Wisdom sejak 29 Januari 2021.
"Pengumuman ada bayi lucu! Bayi Wisdom yang baru sudah menetas!" tulis Badan Perikanan dan Alam Liar AS (USFWS) di Twitter, Sabtu (6/3/2021).
Albatros ini telah menjadi objek pantauan peneliti sejak 1956. Peneliti memantau Wisdom dengan memasang kalung pendeteksi.
Mengutip Sky News, Wisdom bahkan sudah bisa hidup berdampingan dengan para peneliti.
Pakar biologi memperkirakan Wisdom menetas sekitar tahun 1951.
Baca Juga: Hati-hati! Tanaman Hias Ini Berbahaya untuk Hewan Peliharaan
"Setidaknya dia sudah berusia 70 tahun. Kami yakin Wisdom mempunyai pasangan lain," ungkap Dr Beth Flint, pakar biologi USFWS.
Flint menjelaskan, albatros umumnya hanya memiliki satu pasangan seumur hidup. Akan tetapi, jika salah satunya mati, ada albatros yang kembali mencari pasangan.
Pasangan Wisdom sekarang bernama Akeakami. Pasangan ini sudah menelurkan anak sejak 2012.
Pakar biologi di kawasan Pasifik percaya, burung tertua itu sudah mempunyai sekitar 30-36 anak sepanjang hidupnya. Albatros umumnya bertelur hanya satu butir per tahun.
Agensi Geologis Amerika (USGS) telah melacak Wisdom. Mereka memperkirakan Wisdom telah terbang lebih dari 4,8 juta kilometer sejak 1956. Jarak terbang ini setara kira-kira 120 kali keliling Bumi.
Baca Juga: Alasan Alesya Kafelnikova Berpose Telanjang di Punggung Gajah di Bali: untuk Perlindungan Hewan
Wisdom dan anaknya selamat dari gempa bumi dan tsunami T hoku, Jepang pada 2011. Padahal, bencana ini menewaskan sekitar 2.000 Laysan dewasa dan elang laut kaki hitam beserta anak-anak mereka.
"(Wisdom) sekarang burung liar tertua yang didokumentasikan dalam 90 tahun sejarah USGS-FWS dan program dokumentasi burung Kanada. Mengetahui bahwa dia masih bisa berhasil membesarkan anak di usia 60 lebih, itu melampaui kata-kata," kata Bruce Peterjohn, pimpinan program dokumentasi burung di Amerika Utara, dikutip dari Discovery News.
Penulis : Ahmad Zuhad
Halaman Selanjutnya :

Ada Wisata Bencana Tsunami di Kota Minamisanriku Jepang
An unknown error occurred with the video.
slide 1 to 20 of 20
slide 1 to 20 of 20
slide 1 to 20 of 20
slide 1 to 20 of 20
02:47
Ada Wisata Bencana Tsunami di Kota Minamisanriku Jepang
01:13
Pria Diduga Polisi yang Hilang 16 Tahun Lalu karena Tsunami Aceh akan Lakukan Tes DNA
01:14
Polisi yang Sudah Hilang 16 Tahun karena Tsunami Aceh, Diduga Ditemukan di RSJ
00:58
Wow! Prabowo Serahkan Pesawat Karya Anak Bangsa CN 235 ke AU Senegal
00:59
Membasmi Hama Tikus Menggunakan Burung Hantu Sebagai Pemangsa Alami
02:50
26 Tahun Nike Ardilla dalam Kenangan
21:04
Awas Serangan Stroke - AYO SEHAT
01:58
Antusiasme Guru Disabilitas Cerdaskan Anak Usia Dini
15:08
Impor garam lebih besar dari kebutuhan | B-TALK (Bag 1)
04:23
Persendian Lengan Sering Sakit, Apa Penyebabnya?
02:51
Satgas: Keputusan Mudik Butuh Kebijaksanaan Masyarakat
01:27
Sudah 260 Perawat Indonesia Meninggal Kena Corona
00:46
Perawat Honorer Digaji Rp 30.000 per Hari Saat Pandemi Corona
06:30
PBSI: Kami Sudah Layangkan Protes ke BWF
03:51
Analisis WHO Soal Adanya Penggumpalan Darah Usai Vaksinasi AstraZeneca di Eropa
06:05
Alasan Pemerintah Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca
01:00
Corona B117 Masuk Sulsel, 14 Orang Tunggu Hasil Swab
02:36
Kodim 0213 Nias dan Warga Bangun Jalan Sepanjang 6 Km
10:35
Keputusan BWF Tak Bisa Diganggu Gugat, Kemenpora: Apa Gunanya Ngundang untuk All England
03:35
Jumlah Negara yang Tunda Pakai Vaksin AstraZeneca Makin Bertambah!
Kompas dunia | 6 Maret 2021 | 17:58 WIB

Wisdom, burung albatros yang menjadi burung tertua di dunia sedang mengasuh anaknya. (Sumber: Twitter/@USFWSPasific)
HAWAII, KOMPAS.TV - Seekor burung albatros berusia sekitar 70 tahun menjadi burung liar tertua di dunia. Burung bernama Wisdom ini bahkan masih menetaskan anak pada 1 Februari lalu.
Wisdom menyambut bayi burung itu di Atol Midway, kawasan Pasifik Utara. Kabar kelahiran itu pertama diketahui oleh pakar biologi di pulau karang dekat Hawaii.
Midway Atoll National Wildlife Refuge di pesisir Hawaii menjadi rumah bagi koloni terbesar albatros di dunia. Setiap tahunnya, jutaan ekor burung itu akan kembali ke sana untuk kawin.
Baca Juga: Nyata! Asal Mula Attack on Titan Terinspirasi Hewan Ini
Pakar biologi itu sudah mengantisipasi kabar menetasnya bayi Wisdom sejak 29 Januari 2021.
"Pengumuman ada bayi lucu! Bayi Wisdom yang baru sudah menetas!" tulis Badan Perikanan dan Alam Liar AS (USFWS) di Twitter, Sabtu (6/3/2021).
Albatros ini telah menjadi objek pantauan peneliti sejak 1956. Peneliti memantau Wisdom dengan memasang kalung pendeteksi.
Mengutip Sky News, Wisdom bahkan sudah bisa hidup berdampingan dengan para peneliti.
Pakar biologi memperkirakan Wisdom menetas sekitar tahun 1951.
Baca Juga: Hati-hati! Tanaman Hias Ini Berbahaya untuk Hewan Peliharaan
"Setidaknya dia sudah berusia 70 tahun. Kami yakin Wisdom mempunyai pasangan lain," ungkap Dr Beth Flint, pakar biologi USFWS.
Flint menjelaskan, albatros umumnya hanya memiliki satu pasangan seumur hidup. Akan tetapi, jika salah satunya mati, ada albatros yang kembali mencari pasangan.
Pasangan Wisdom sekarang bernama Akeakami. Pasangan ini sudah menelurkan anak sejak 2012.
Pakar biologi di kawasan Pasifik percaya, burung tertua itu sudah mempunyai sekitar 30-36 anak sepanjang hidupnya. Albatros umumnya bertelur hanya satu butir per tahun.
Agensi Geologis Amerika (USGS) telah melacak Wisdom. Mereka memperkirakan Wisdom telah terbang lebih dari 4,8 juta kilometer sejak 1956. Jarak terbang ini setara kira-kira 120 kali keliling Bumi.
Baca Juga: Alasan Alesya Kafelnikova Berpose Telanjang di Punggung Gajah di Bali: untuk Perlindungan Hewan
Wisdom dan anaknya selamat dari gempa bumi dan tsunami T hoku, Jepang pada 2011. Padahal, bencana ini menewaskan sekitar 2.000 Laysan dewasa dan elang laut kaki hitam beserta anak-anak mereka.
"(Wisdom) sekarang burung liar tertua yang didokumentasikan dalam 90 tahun sejarah USGS-FWS dan program dokumentasi burung Kanada. Mengetahui bahwa dia masih bisa berhasil membesarkan anak di usia 60 lebih, itu melampaui kata-kata," kata Bruce Peterjohn, pimpinan program dokumentasi burung di Amerika Utara, dikutip dari Discovery News.
Penulis : Ahmad Zuhad
Halaman Selanjutnya :
Ada Wisata Bencana Tsunami di Kota Minamisanriku Jepang
An unknown error occurred with the video.
slide 1 to 20 of 20
slide 1 to 20 of 20
slide 1 to 20 of 20
slide 1 to 20 of 20
Ada Wisata Bencana Tsunami di Kota Minamisanriku Jepang
Pria Diduga Polisi yang Hilang 16 Tahun Lalu karena Tsunami Aceh akan Lakukan Tes DNA
Polisi yang Sudah Hilang 16 Tahun karena Tsunami Aceh, Diduga Ditemukan di RSJ
Wow! Prabowo Serahkan Pesawat Karya Anak Bangsa CN 235 ke AU Senegal
Membasmi Hama Tikus Menggunakan Burung Hantu Sebagai Pemangsa Alami
26 Tahun Nike Ardilla dalam Kenangan
Awas Serangan Stroke - AYO SEHAT
Antusiasme Guru Disabilitas Cerdaskan Anak Usia Dini
Impor garam lebih besar dari kebutuhan | B-TALK (Bag 1)
Persendian Lengan Sering Sakit, Apa Penyebabnya?
Satgas: Keputusan Mudik Butuh Kebijaksanaan Masyarakat
Sudah 260 Perawat Indonesia Meninggal Kena Corona
Perawat Honorer Digaji Rp 30.000 per Hari Saat Pandemi Corona
PBSI: Kami Sudah Layangkan Protes ke BWF
Analisis WHO Soal Adanya Penggumpalan Darah Usai Vaksinasi AstraZeneca di Eropa
Alasan Pemerintah Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca
Corona B117 Masuk Sulsel, 14 Orang Tunggu Hasil Swab
Kodim 0213 Nias dan Warga Bangun Jalan Sepanjang 6 Km
Keputusan BWF Tak Bisa Diganggu Gugat, Kemenpora: Apa Gunanya Ngundang untuk All England
Jumlah Negara yang Tunda Pakai Vaksin AstraZeneca Makin Bertambah!