Google Kirim Dana Bantuan Rp 261 Miliar untuk Perangi Covid-19 di India - Kompas
3 min read
Google Kirim Dana Bantuan Rp 261 Miliar untuk Perangi Covid-19 di India
KOMPAS.com - Situasi di India semakin mengkhawatirkan setelah terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19. Selama beberapa hari belakangan, tercatat sebanyak 349.691 kasus dengan 2.767 kematian baru.
Kondisi ini membuat raksasa teknologi Googlememberikan bantuan. Google menggelontorkan dana sebesar 135 crore rupee atau sekitar Rp 261 miliar (kurs 1 crore rupee = Rp 1,9 miliar) untuk melawan krisis yang tengah terjadi di India.
Bantuan tersebut turut disampaikan oleh CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai, melalui akun Twitter-nya.
Dalam kicauannya, pria kelahiran India tersebut mengatakan bahwa dana bantuan tersebut akan diberikan ke dua lembaga yang berbeda, dan nantinya akan diteruskan ke masyarakat India yang membutuhkan.
Dua lembaga yang dimaksud Pichai adalah platform donasi lokal GiveIndia.org, serta lembaga internasional untuk anak-anak di seluruh dunia, UNICEF.
Tidak disebutkan berapa porsi yang akan dibagi ke GiveIndia, begitu juga ke UNICEF. Nantinya, GiveIndia bertugas untuk meneruskan dana sumbangan Google secara langsung ke sejumlah keluarga yang paling terdampak.
Sementara itu, UNICEF akan menyediakan berbagai kebutuhan kesehatan untuk memerangi Covid-19 di negara tersebut, seperti obat-obatan, alat tes Covid-19, alat bantu oksigen, dan lain sebagainya.
Tak hanya Google, CEO Microsoft, Satya Nadella juga mengunggah sebuah kicauan di Twitter untuk menyatakan dukungan pada kampung halamannya tersebut.
Pria berdarah India-Amerika Seriakt ini memastikan akan menggunakan berbagai teknologi bikinannya, serta bantuan finansial untuk pasien Covid-19.
Situasi di India
India saat ini melaporkan rekor dunia kasus infeksi Covid-19 harian selama empat hari berturut turut dengan lebih dari 300.000 kasus per hari, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari NDTV, Senin (26/4/2021).
Terbaru, India mengonfirmasi 349.691 kasus pada Minggu (25/4/2021) dengan 2.767 kematian baru. Kondisi seperti ini membuat banyak rumah sakit kehabisan oksigen dan tempat tidur.
Karena cukup mengkhawatirkan, sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, China, Perancis, Rusia, dan lain sebagainya turut memberikan bantuannya kepada India untuk melewati krisis tersebut.
KOMPAS.com - Situasi di India semakin mengkhawatirkan setelah terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19. Selama beberapa hari belakangan, tercatat sebanyak 349.691 kasus dengan 2.767 kematian baru.Kondisi ini membuat raksasa teknologi Googlememberikan bantuan. Google menggelontorkan dana sebesar 135 crore rupee atau sekitar Rp 261 miliar (kurs 1 crore rupee = Rp 1,9 miliar) untuk melawan krisis yang tengah terjadi di India.
Bantuan tersebut turut disampaikan oleh CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai, melalui akun Twitter-nya.
Dalam kicauannya, pria kelahiran India tersebut mengatakan bahwa dana bantuan tersebut akan diberikan ke dua lembaga yang berbeda, dan nantinya akan diteruskan ke masyarakat India yang membutuhkan.
Dua lembaga yang dimaksud Pichai adalah platform donasi lokal GiveIndia.org, serta lembaga internasional untuk anak-anak di seluruh dunia, UNICEF.
Tidak disebutkan berapa porsi yang akan dibagi ke GiveIndia, begitu juga ke UNICEF. Nantinya, GiveIndia bertugas untuk meneruskan dana sumbangan Google secara langsung ke sejumlah keluarga yang paling terdampak.
Sementara itu, UNICEF akan menyediakan berbagai kebutuhan kesehatan untuk memerangi Covid-19 di negara tersebut, seperti obat-obatan, alat tes Covid-19, alat bantu oksigen, dan lain sebagainya.
Tak hanya Google, CEO Microsoft, Satya Nadella juga mengunggah sebuah kicauan di Twitter untuk menyatakan dukungan pada kampung halamannya tersebut.
Pria berdarah India-Amerika Seriakt ini memastikan akan menggunakan berbagai teknologi bikinannya, serta bantuan finansial untuk pasien Covid-19.
Situasi di India
India saat ini melaporkan rekor dunia kasus infeksi Covid-19 harian selama empat hari berturut turut dengan lebih dari 300.000 kasus per hari, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari NDTV, Senin (26/4/2021).
Terbaru, India mengonfirmasi 349.691 kasus pada Minggu (25/4/2021) dengan 2.767 kematian baru. Kondisi seperti ini membuat banyak rumah sakit kehabisan oksigen dan tempat tidur.
Karena cukup mengkhawatirkan, sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, China, Perancis, Rusia, dan lain sebagainya turut memberikan bantuannya kepada India untuk melewati krisis tersebut.
[Category Opsi Informasi, Kesehatan]
[Tags Featured, Coronavirus, Covid-19, Corona,India, Google]