0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Viral Korban Pengobatan Alternatif, Patah Tulang Berujung Amputasi | Trending Now! | LINE TODAY

    3 min read

    Viral Korban Pengobatan Alternatif, Patah Tulang Berujung Amputasi | Trending Now! | LINE TODAY
    Ilustrasi Patah Tulang (Unsplash.com)Ilustrasi Patah Tulang (Unsplash.com)
    Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah
    Utas dari dokter bedah tulang dr. Asa Ibrahim, Sp.OT melalui akun Twitternya @asaibrahim kembali viral. Kali ini ia mengisahkan tentang pasiennya yang memilih pengobatan alternatif dan berujung diamputasi. Utasnya sendiri sudah disukai oleh hampir tujuh ribu netter.
    Pasien adalah seorang laki-laki muda berusia 19 tahun. Ia bekerja sebagai teknisi servis AC dan terjatuh dari ketinggian sekitar 2.5 meter saat memperbaiki AC. Pergelangan tangannya patah dan ada sedikit luka kecil sekitar 2 cm akibat dijadikan tumpuan saat jatuh. Namun, meski ukurang lukanya terbilang kecil, Dokter Asa menyatakan ini adalah sebuah kasus patah tulang terbuka yang berbahaya. 
    Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah
    Pasien memeriksakan diri ke rumah sakit dan awalnya sudah mau ditangani dengan operasi karena korban memiliki BPJS. Tetapi, kemudian saudara pasien datang dan memaksa pasien pulang. Pasien ditawarkan solusi pengobatan alternatif patah tulang yang bisa menyembuhkan tanpa operasi. 
    Karena pasien merasa lukanya kecil, ia menolak pembersihan luka dan penjahitan di RS. Oleh pengobatan alternatif pergelangan tangan pasien dibebat dengan kayu. Lukanya juga hanya ditabur serbuk kecil, lalu pasien diberikan obat pereda rasa sakit yang bisa dibeli di apotek. 
    Bukannya kunjung sembuh, pasien merasakan nyeri di tangannya semakin parah, basah dan mengeluarkan cairan berbau busuk setelah enam hari. Akhirnya oleh tukang urut pasien disarankan untuk kembali periksa di RS saja. Penyebab utama keparahan ini adalah luka patah tulang terbuka yang tidak dibersihkan, sehingga infeksi bakteri semakin menyebar hingga merusak dan membuat otot dan tulang pasien membusuk. Patah tulangnya hanya di pergelangan tangan, namun infeksinya merusak seluruh lengan bawah. 
    Karena bakterinya sudah berkembang biak dan menyebar ke aliran darah, satu-satunya jalan yang dapat menyelamatkan nyawa pasien adalah dengan amputasi. Apabila tidak ditindak, maka bisa menyebabkan kematian pada pasien. 
    Source: twitter.com/asaibrahimSource: twitter.com/asaibrahim
    Dokter Asa mengimbau bahwa tak semua kasus patah tulang bisa dibawa ke pengobatan alternatif. Ia pun menegaskan kalau memang permasalahannya adalah biaya, kini berobat sudah diberi kemudahan dengan BPJS. "Selalu ada jalan untuk berobat!" tambahnya. 
    Kisah pasien Dokter Asa ini menuai beragam respons dari warganet. 




    [Category Opsi Informasi, Kesehatan]
    [Tags Featured]
    Komentar
    Additional JS