0
News
    Home Amandel Featured

    Ciri-Ciri Amandel yang Meradang, Jangan Disepelekan Begini Penanganannya By Merdeka

    7 min read

     

    Ciri-Ciri Amandel yang Meradang, Jangan Disepelekan Begini Penanganannya

    By
    Billy Adytya
    MERDEKA
    3 min

    Merdeka.com - Ciri-ciri amandel yang semakin meradang tidak bisa disepelekan dan harus segera ditangani. Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui dan memahami seperti apa cirinya agar bisa lebih waspada.

    Amandel atau biasa disebut dengan tonsil ini merupakan dua organ kecil di sisi kanan kiri belakang tenggorokan. Organ ini menjadi salah satu bagian penting dari pada sistem imun yang memiliki kesamaan seperti organ tubuh lain, alias juga bisa terinfeksi virus dan bakteri sehingga meradang.

    Amandel yang meradang disebut dengan tonsilitis. Lalu seperti apa ciri-ciri amandel yang meradang? Berikut adalah penjelasan lengkapnya yang berhasil merdeka.com rangkum dari Sehatq:

    2 dari 6 halaman

    Ciri-Ciri Amandel Meradang yang Umum

    Amandel yang meradang atau tonsilitis akan menimbulkan ciri atau gejala tertentu pada penderitanya. Seperti dikutip dari Sehatq, berikut adalah ciri-ciri amandel meradang yang umum terjadi:

    Liputan6 ©2020 Merdeka.com

    - Sakit tenggorokan

    - Sakit dan sulit saat menelan

    - Amandel terlihat merah dan bengkak dengan bintik berisi nanah

    - Demam

    - Sakit kepala

    - Sakit di telinga dan leher

    - Tubuh kelelahan

    - Susah tidur

    - Batuk

    - Menggigil

    - Kelenjar getah bening yang membengkak

    3 dari 6 halaman

    Ciri-Ciri Amandel Meradang Tak Biasa

    Selain itu, ternyata adapun ciri-ciri amandel meradang yang tak biasa atau tidak umum. Kondisi ini akan dialami oleh beberapa penderita, antara lain seperti:

    - Sakit perut

    - Muntah

    - Mual

    - Lidah berbulu

    - Suara yang berubah

    - Bau mulut

    - Sulit membuka mulut

    Liputan6 ©2020 Merdeka.com

    Anda perlu segera menghubungi dokter ketika ciri-ciri amandel meradang berada di tahap parah, antara lain seperti berikut:

    - Sakit tenggorokan yang tidak hilang dalam waktu 24 hingga 48 jam
    - Nyeri atau sulit menelan
    - Tubuh lemah, lelah, atau rewel yang terasa parah
    - Demam dengan suhu tubuh sangat tinggi
    - Leher kaku

    Sedangkan, apabila gejala amandel berikut ini sering terjadi, Anda harus segera mendapat bantuan gawat darurat dengan segera:

    - Sulit bernapas
    - Sangat sulit untuk menelan
    - Tidak dapat mengontrol sekresi air liur (ngences)

    4 dari 6 halaman

    Ragam Penanganan yang Bisa Dilakukan

    Perawatan di Rumah

    Amandel yang meradang bisa ditangani dengan melakukan pengobatan di rumah agar segera pulih kembali. Beberapa strategi perawatan di rumah yang perlu dilakukan yakni:

    - Banyak beristirahat
    - Banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
    - Memastikan kamar tetap terjaga kelembapannya
    - Mengonsumsi tablet hisap untuk menenangkan nyeri di tenggorokan

    ©www.purchasefamilymag.com

    - Menghindari iritan seperti asap rokok
    - Mengonsumsi makanan dan minuman yang memberi kenyamanan, seperti kaldu dan air hangat dicampur madu
    - Berkumur dengan air garam untuk meredakan nyeri di tenggorokan

    5 dari 6 halaman

    Obat-Obatan

    Penanganan pada amandel yang meradang selanjutnya adalah dengan mengonsumsi obat-obatan. Seperti diketahui bahwa amandel ini disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan biasanya dokter akan meresepkan antibiotik untuk Anda.

    Jenis antibiotik yang diberikan pada umumnya yaitu penisilin untuk radang amandel akibat infeksi bakteri Streptococcus grup A. Sedangkan bagi radang amandel yang karena virus, penderitanya hanya membutuhkan obat sebatas untuk meredakan gejala yang dialami.

    Shutterstock/Poprotskiy Alexey

    Obat tersebut termasuk paracetamol atau ibuprofen sebagai pereda nyeri dan menurunkan demam akibat radang amandel. Antibiotik tak akan diberikan untuk kasung radang amandel karena virus.

    6 dari 6 halaman

    Operasi atau Tonsilektomi

    Di beberapa kasus, penderita tonsilitis akan membutuhkan operasi pengangkatan amandel apabila ciri-ciri radang di atas kambuh secara berkala. Operasi ini mungkin akan ditawarkan dokter untuk radang amandel kronis atau akibat infeksi bakteri yang tak merespons antibiotik.

    Radang amandel yang terlalu sering kambuh dan mungkin harus dilakukan operasi adalah:

    - Terjadi lebih dari tujuh kali dalam satu tahun
    - Terjadi lebih dari empat sampai lima kali dalam setahun pada dua tahun sebelumnya
    - Terjadi lebih dari tiga kali dalam setahun pada tiga tahun sebelumnya

    Adanya tonsilektomi juga memungkinkan seseorang dengan radang amandel memicu komplikasi berikut:

    - Munculnya episode pernapasan terhenti saat tidur (gangguan apnea tidur obstruktif)
    - Kesulitan bernapas
    - Kesulitan menelan makanan, terutama daging dan makanan tebal lainnya
    - Abses yang tidak merespons antibiotik

    (mdk/bil)
    Komentar
    Additional JS