0
News
    Home Featured Muktamar NU

    Muktamar Tetapkan 9 Kiai sebagai Tim AHWA, Bertugas Pilih Rais Aam NU - Kompas

    3 min read

     

    Muktamar Tetapkan 9 Kiai sebagai Tim AHWA, Bertugas Pilih Rais Aam NU

    Kompas.com, 23 Desember 2021, 21:59 WIB
    Presiden Joko Widodo (tiga kiri) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (dua kiri) menghadiri Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Lampung, Rabu (22/12/2021). Muktamar ini akan berlangsung pada 22-23 Desember 2021, dengan agenda pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi salah satu isu yang paling disorot.
    Lihat Foto
    SETPRES/AGUS SUPARTO
    Presiden Joko Widodo (tiga kiri) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (dua kiri) menghadiri Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Lampung, Rabu (22/12/2021). Muktamar ini akan berlangsung pada 22-23 Desember 2021, dengan agenda pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi salah satu isu yang paling disorot.
    Presiden Joko Widodo (tiga kiri) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (dua kiri) menghadiri Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Lampung, Rabu (22/12/2021). Muktamar ini akan berlangsung pada 22-23 Desember 2021, dengan agenda pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi salah satu isu yang paling disorot.
    Editor: Icha Rastika

    JAKARTA, KOMPAS.com - Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan sembilan kiai sepuh NU sebagai anggota tim Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA) yang akan bertugas memilih rais aam NU periode 2021-2026.

    "Kita berharap dan kami semua yakin insya Allah mudah-mudahan beliau-beliau berkenan untuk menjadi AHWA sehingga kita dok (ketuk) sembilan itu," kata Ketua Steering Committe Muktamar ke-34 NU, Muhammad Nuh, dikutip dari tayangan akun YouTube TVNU, Kamis (23/12/2021) malam.

    Nuh membeberkan, anggota tim AHWA tersebut merupakan sembilan kiai sepuh yang mendapat suara terbanyak dari para pemilik suara.

    4+

    Dapatkan Aplikasi

    Sembilan anggota tim AHWA itu terdiri dari KH Dimyati Rois (503 suara), KH Ahmad Mustofa Bisri (494), KH Ma'ruf Amin (458), KH Anwar Manshur (408), TGH LM Turmuudzi Badaruddin (403).

    Kemudian, KH Miftahul Akhyar (395), KH Nurul Huda Djazuli (385), KH Ali Akbar Marbun (309), dan Prof H Zainal Abidin (272).

    15
    15

    Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
    Daftarkan email

    Nuh menyampaikan, apabila ada anggota tim AHWA yang tidak bersedia, kiai yang berada di urutan berikutnya akan masuk ke dalam tim AHWA.

    "Tapi kami berharap insya allah dan yakin beliau-beliau dengan senang hati berkenan untuk menjadi AHWA," ujar Nuh.

    Menurut dia, setelah ditetapkan, tim AHWA akan menggelar rapat untuk menetapkan rais aam NU periode berikutnya secara musyawarah mufakat.

    Rapat AHWA tersebut digelar paralel dengan sidang pleno Muktamar ke-34 NU dengan agenda pengesahan hasil-hasil sidang komisi.

    "Karena mengingat ada beberapa penyesuaian, kita akan melanjutkan paralel dengan rapat AHWA kita memanfaatkan rapat ini untuk rapat pleno tentang pengesahan hasil sidang-sidang komisi," kata Nuh.

    Bedasarkan rencana, pengesahan rais aam NU akan digelar malam ini sebelum pemilihan ketua umum PBNU.

    Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
    Komentar
    Additional JS