0
News
    Home Featured Rusia Ukraina

    Dampak Invasi Rusia ke yang Memanas, Jepang Akan Lepaskan 7,5 Juta Barel Minyak dari Cadangannya - Koran-Jakarta

    2 min read

     

    Dampak Invasi Rusia ke  yang Memanas, Jepang Akan Lepaskan 7,5 Juta Barel Minyak dari Cadangannya - Koran-Jakarta.com

    Sabtu, 05 Maret 2022 04:01 WIB Waktu Baca 1 menit
    Dampak Invasi Rusia ke Ukraina yang Memanas, Jepang Akan Lepaskan 7,5 Juta Barel Minyak dari Cadangannya
    Foto : Antara/Kyodo/via REUTERS

    Kilang minyak milik Idemitsu Kosan Co. di Ichihara, timur Tokyo, Jepang.

    A   A   A   Pengaturan Font

    Tokyo - Jepang akan melepaskan 7,5 juta barel minyak dari cadangan swasta sebagai bagian dari langkah pelepasan terkoordinasi yang dipimpin oleh Badan Energi Internasional (IEA), kata menteri industri Jepang Koichi Hagiuda, Jumat.

    Amerika Serikat dan negara-negara anggota IEA lainnya pada Selasa (1/3) sepakat untuk melepaskan total 60 juta barel cadangan minyak untuk mengkompensasi gangguan pasokan setelah invasi Rusia ke Ukraina.

    Pemerintah Jepang sedang mengumpulkan informasi tentang pengumuman Exxon Mobil Corp baru-baru ini untuk keluar dari proyek minyak dan gas Sakhalin-1, di mana konsorsium Jepang memiliki 30 persen saham, untuk menilai dampaknya terhadap pasokan energi negara itu.

    "Dengan struktur pasokan dan permintaan minyak mentah global yang menjadi tidak stabil, Sakhalin-1 adalah proyek penting bagi Jepang yang mengimpor sekitar 90 persen minyak mentahnya dari Timur Tengah untuk pasokan energi yang stabil," kata Hagiuda.

    "Mengingat sanksi internasional yang intensif terhadap Rusia, kami akan mengambil langkah-langkah yang tepat sejalan dengan G7, memperlakukan pasokan energi yang stabil dan keamanan energi sebagai kepentingan nasional yang harus dilindungi semaksimal mungkin," ujarnya.

    Group of Seven (G7) adalah sebuah kelompok negara yang terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.

    Exxon mengatakan awal pekan ini akan keluar dari operasi minyak dan gas Rusia termasuk mengelola fasilitas produksi minyak dan gas besar di Pulau Sakhalin di Timur Jauh Rusia sebagai akibat dari serangan oleh Moskow ke Ukraina.

    Baca Juga :
    Komentar
    Additional JS