0
News
    Home Chelsea FC Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional

    Roman Abramovich Disanksi Pemerintah Inggris, Aset Dibekukan dan Chelsea Tak Bisa Dijual - Kompas

    2 min read

     

    Roman Abramovich Disanksi Pemerintah Inggris, Aset Dibekukan dan Chelsea Tak Bisa Dijual

    Kompas sport | 10 Maret 2022 | 18:23 WIB
    Pemilik klub Liga Inggris Chelsea asal Rusia, disanksi oleh pemerintah Inggris yang menyebabkan seluruh asetnya dibekukan. (Sumber: AP Photo/Martin Meissner, File)

    LONDON, KOMPAS.TV - Pemilik Chelsea asal Rusia Roman Abramovich telah diberi sanksi oleh pemerintah Inggris. 

    Dalam sanksi yang dikeluarkan pada Kamis (10/3/2022) ini, seluruh aset milik Abramovich dibekukan. 

    Ia juga bahkan dilarang melakukan transaksi bisnis secara individu di Inggris serta tak boleh melakukan perjalanan dan sanksi transportasi. 

    Dengan adanya sanksi tersebut, Abramovich kini diragukan untuk bisa menjual Chelsea. 

    Meski Chelsea adalah salah satu aset dari Abramovich, klub tetap bisa beroperasi seperti biasa dengan lisensi khusus yang diberikan oleh pemerintah Inggris. 

    "Mengingat dampak signifikan dari sanksi hari ini terhadap klub sepak bola Chelsea dan potensi dampak dari ini, Pemerintah pagi ini telah menerbitkan lisensi yang mengizinkan sejumlah kegiatan terkait sepak bola untuk dilanjutkan di Chelsea," kata Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss dikutip dari Sky Sports.

    "Ini termasuk izin untuk klub untuk terus memainkan pertandingan dan aktivitas terkait sepak bola lainnya yang pada gilirannya akan melindungi Liga Premier, piramida sepak bola yang lebih luas, penggemar setia, dan klub lain." 

    "Lisensi ini hanya akan mengizinkan tindakan tertentu yang disebutkan secara eksplisit untuk memastikan individu yang ditunjuk tidak dapat menghindari Inggris Raya sanksi."

    "Lisensi akan terus ditinjau dan kami akan bekerja sama dengan otoritas sepak bola."

    Dipahami pula pihak pemerintah Inggris dan Chelsea akan melakukan pertemuan lebih lanjut hari ini. 

    Abramovich bukanlah satu-satunya orang yang mendapatkan sanksi dari pemerintah Inggris. 

    Bersama Abramovich, ada enam oligarki terkaya dan paling berpengaruh di Rusia yang kerajaan bisnis, kekayaan, dan koneksinya terkait erat dengan rezim Vladimir Putin, yang turut mendapat sanksi. 

    "Tidak ada tempat berlindung yang aman bagi mereka yang telah mendukung serangan kejam Putin di Ukraina," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. 

    "Sanksi hari ini adalah langkah terbaru dalam dukungan tak tergoyahkan Inggris untuk rakyat Ukraina."

    "Kami akan kejam dalam mengejar mereka yang memungkinkan pembunuhan warga sipil, penghancuran rumah sakit dan pendudukan ilegal sekutu berdaulat," tegasnya.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Chelsea untuk menyikapi sanksi pemerintah Inggris kepada Abramovich. 

    Komentar
    Additional JS