Ukraina Klaim Bunuh 10.000 Tentara Rusia, Dapat Donasi Rp 6,37 Triliun dari Dunia - Kompas
Ukraina Klaim Bunuh 10.000 Tentara Rusia, Dapat Donasi Rp 6,37 Triliun dari Dunia - Kompas.com


Seorang pria bersenjata berdiri di dekat sisa-sisa kendaraan militer Rusia di Bucha, dekat ibu kota Kiev, Ukraina, Selasa, 1 Maret 2022.
|
Editor: Aditya Jaya Iswara
KIEV, KOMPAS.com - Ukraina mengeklaim telah membunuh 10.000 tentara Rusia, menurut data yang diungkap Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, Sabtu (5/3/2022).
Dalam konferensi pers virtual dengan media-media asing yang turut dihadiri Kompas.com tersebut, Kuleba juga memberikan data-data jumlah korban tewas atau alutsista yang hancur di pihak Rusia.
Klaimnya adalah sebagai berikut:
- 10.000 tentara
- 39 pesawat
- 40 helikopter
- 269 tank
- 945 kendaraan lapis baja
- 1.005 artileri
- 19 sistem senjata anti-pesawat
"Angka-angka ini adalah perkiraan karena perang masih berlangsung," tutur Kuleba.
Baca juga: Putin: Negara yang Berlakukan Zona Larangan Terbang di Ukraina Sama Saja Memasuki Konflik
Sementara itu, jumlah donasi uang yang terhimpun untuk Ukraina ia sebut mencapai Rp 6,37 triliun. Rinciannya adalah sebagai berikut:- 338 juta euro (Rp 5,3 triliun)
- 74,5 juta dollar AS (Rp 1 triliun)
- 4 juta poundsterling (Rp 76,15 miliar)
Kuleba berujar, bantuan tersebut dikirim ke rekening bank nasional dan rekening-rekening lainnya untuk membantu Ukraina.
"Kami berterima kasih kepada setiap donatur yang membuat kontribusi ini," katanya.
Perang Rusia vs Ukraina memasuki hari kesepuluh pada Sabtu (5/3/2022), sejak Presiden Vladimir Putin memerintahkan operasi militer khusus pada 24 Februari 2022.
Sejauh ini ada 1,2 juta pengungsi dari Ukraina, dan menurut kantor HAM PBB 351 warga sipil di negara itu tewas akibat invasi Rusia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Terpopuler
1
Zelensky Kecam NATO yang Tolak Berlakukan Zona Larangan Terbang, Sebut Beri Lampu Hijau Pengeboman Rusia Dibaca 20998 kali2
Putin: Negara yang Berlakukan Zona Larangan Terbang di Ukraina Sama Saja Memasuki Konflik Dibaca 20058 kali3
Rusia Umumkan Gencatan Senjata di Dua Kota Ukraina, Penduduk Diizinkan Pergi Dibaca 9793 kali4
Rusia Vs Ukraina dan Israel Vs Palestina, Kenapa "Perlakuan" Media Barat Berbeda? Dibaca 9333 kali5
Putin Sebut Sanksi Barat Serupa dengan Deklarasi Perang Dibaca 8815 kali
Terkini
- Imbas Sanksi Barat, Maskapai Terbesar Rusia Setop Penerbangan Internasional Kecuali ke Belarus GLOBAL - 4 menit lalu
- Ukraina Klaim Bunuh 10.000 Tentara Rusia, Dapat Donasi Rp 6,37 Triliun dari Dunia GLOBAL - 17 menit lalu
- Kanada Desak Warganya untuk Tinggalkan Rusia! GLOBAL - 48 menit lalu
- Presiden Zelensky Meminta Lebih Banyak Dukungan dari Joe Biden GLOBAL - 1 jam lalu
- Rusia Dituduh Gunakan Gencatan Senjata di Mariupol untuk Atur Ulang Pasukan dan Serangan Baru GLOBAL - 1 jam lalu
- Arab Saudi Cabut Sebagian Pembatasan Covid-19, Termasuk Jarak Sosial di Masjidil Haram GLOBAL - 2 jam lalu
- Ribuan Orang Serukan Intervensi Barat di Ukraina pada Aksi Protes di New York GLOBAL - 2 jam lalu
- Visa dan Mastercard Menangguhkan Operasi di Rusia GLOBAL - 3 jam lalu
- Warga Rusia Keluhkan Kenaikan Harga Barang dan Gangguan Pembayaran Digital GLOBAL - 3 jam lalu