0
News
    Home Featured

    Nyerah! Empat Negara Eropa Bayar Gas Rusia dengan Rubel - Tribunnews

    2 min read

     

    Nyerah! Empat Negara Eropa Bayar Gas Rusia dengan Rubel

    Kamis, 28 April 2022 - 14:46 WIB
    Nyerah! Empat Negara Eropa Bayar Gas Rusia dengan Rubel
    Empat negara Eropa disebut telah setuju menggunakan mekanisme berbasis rubel untuk membayar gas dari Rusia. Foto/Ilustrasi
    JAKARTA - Empat negara Eropa disebut telah melakukan pembayaran gas Rusia menggunakan mekanisme berbasis rubel seperti diminta Moskow. Hal itu diungkapkan Bloomberg yang mengutip sumber yang dekat dengan eksportir gas Rusia Gazprom.

    Seperti dilansir RT.com, Kamis (28/4/2022), disebutkan pula bahwa menurut publikasi, setidaknya 10 negara telah membuat akun rubel dengan Gazprombank Rusia untuk memfasilitasi pembayaran gas di bulan Mei.

    Baca Juga: Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria

    Sumber Bloomberg itu mengatakan bahwa Rusia tidak akan lagi menghentikan pasokan gasnya ke negara-negara Eropa, asalkan mereka tidak menolak persyaratan pembayaran baru tersebut. Secara total, Rusia memasok gas melalui pipa ke 23 negara Eropa.

    Saat ini, Rusia telah menyetop pasokan gas ke Polandia dan Bulgaria setelah dua negara Eropa itu menolak membayar menggunakan rubel.

    Rusia memperkenalkan mekanisme pembayaran berbasis rubel baru untuk ekspor gas alam bulan lalu, setelah Uni Eropa dan beberapa negara lain menjatuhkan sanksi kepada Moskow atas operasi militernya di Ukraina. Di bawah skema baru itu, pembeli gas dari negara-negara tersebut diharuskan membuat akun rubel dengan Gazprombank.

    Baca Juga: Putin Ancam Serang NATO dengan Nuklir, Isyarat Bakal Perang Dunia III

    Mereka diizinkan untuk melakukan pembayaran dalam mata uang pilihan mereka, tetapi melalui akun ini pembayaran mereka akan diubah menjadi rubel untuk mencapai penyedia gas.

    Langkah Rusia membuat banyak pemimpin Uni Eropa bingung, dan beberapa negara, termasuk Polandia dan Bulgaria, secara terbuka menolak untuk membayar dalam rubel. Akibatnya, Rusia pada Rabu (27/4) menghentikan pengiriman gas ke kedua negara.
    (fai)
    Komentar
    Additional JS