0
News
    Home Featured Klitih Yogyakarta

    Saksi Mata Ceritakan Detik-detik Remaja Asal Kebumen Jadi Korban Klitih di Gedongkuning Yogyakarta - Tribunnews

    4 min read

     

    Saksi Mata Ceritakan Detik-detik Remaja Asal Kebumen Jadi Korban Klitih di Gedongkuning Yogyakarta - Halaman all

    Polisi melakukan olah TKP penganiayaan Jalan Gedongkuning, Senin (4/4/2022)
    Polisi melakukan olah TKP penganiayaan Jalan Gedongkuning, Senin (4/4/2022)
    X

    TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang anggota Pelindung Masyarakat (Linmas) Kalurahan Banguntapan, Purwanto, menjadi saksi mata kejadian nahas remaja yang diduga jadi korban aksi kekerasan jalanan alias kllitih, di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Yogyakarta. 

    Korban yang diketahui masih remaja tersebut dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (3/4/2022) dini hari itu. 

    Detik-detik remaja berinisial D (18) tak sadarkan diri setelah dihajar oleh pelaku yang tak dikenal menggunakan gir itu disaksikan oleh Purwanto.

    "Saya mendengar suara benturan (krok) seperti sepeda motor jatuh dan terseret. Lama terdengar, tahu-tahu korban sudah jatuh," jelasnya saat dijumpai pada Senin (4/4/2022).

    Dia menuturkan, saat itu korban diketahui mengendarai sepeda motor bersama satu orang temannya.

    Korban melaju dari selatan menuju ke utara di ruas Jalan Gedongkuning, Kota Yogyakarta.

    "Dia datang dari Selatan. Pas sudah jatuh, saya mendengar suara minta tolong. Kemudian datang mobil patroli kepolisian," kata dia.

    Saksi mata kejahatan jalanan di Kotagede bernama Purwanto menceritakan detik-detik korban terjatuh, Senin (4/4/2022) (TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA)

    Saat itu ia diminta anggota polisi membantu memasukan korban ke dalam mobil untuk penanganan medis.

    Purwanto terkejut karena korban mengalami luka berat pada kepala bagian belakang.

    "Dia (korban) pendarahan hebat di kepala bagian belakang. Berlumuran darah. Langsung tidak sadarkan diri," imbuhnya.

    Selain di kepala bagian belakang, Purwanto juga melihat korban mengalami luka sobek di bagian wajah, yang diduga itu bekas sabetan gir oleh pelaku.

    "Lukanya sobek, kelihatan pakai gir," imbuh Purwanto.

    Lebih lanjut, Purwanto menjelaskan, saat kejadian kondisi jalan di lokasi kejadian memang sangatlah sepi.

    Lokasi tepatnya itu berada di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Yogyakarta atau berjarak hanya sekitar 5 meter dari Kantor Kalurahan Banguntapan, Bantul.

    "Biasanya malam Minggu itu ramai. Kemarin memang sepi, saya pas itu juga lagi wedangan," ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, seorang remaja berinisial D (18) menjadi korban aksi kejahatan jalanan atau lazim disebut klitih, pada Minggu (3/4/2022) dini hari.

    Remaja asal Kabupaten Kebumen itu mengalami luka di bagian wajah akibat sabetan gir oleh pelaku.

    Dia sempat dibawa ke rumah sakit RSPAU Dr. Hardjukito, sesaat setalah ia terjatuh dari kendaraannya.

    Namun nahas, nyawa korban tidak terselamatkan.

    D diketahui merupakan seorang pelajar di salah satu SMA di Kota Yogyakarta.

    Keterangan Polisi

    Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indriadi, saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, Senin (4/4/2022) siang adalah olah TKP yang ke tiga kalinya pasca kejadian mengerikan itu berlangsung.

    Dia menjelaskan, pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.10 WIB tim patroli Sabhara Polda DIY dan Polsek Kotagede menemukan seorang remaja laki-laki mengalami luka-luka.

    "Kajadian di Jalan Gedongkuning, pelaku diduga menggunakan kendaraan roda dua. Satu motor dikendarai dua orang, satu kendaraan lagi dikendarai tiga orang," katanya, seusai olah TKP, Senin (4/4/2022).

    Dari pendalaman kasus saat ini, korban kala itu sedang beraktivitas pada Minggu dini hari.

    Mereka kemudian dibuntuti oleh sejumlah orang tak dikenal.

    Ketika sampai di TKP, korban mengalami penganiayaan berupa sabetan gir oleh pelaku.

    "Dugaan pelaku menggunakan gir. Perkiraan luka korban di bagian wajah karena sabetan gir," jelasnya.

    Saat kejadian, lanjut Ade, korban dibonceng oleh seorang temannya.

    Menurut saksi mata, di tengah pengejaran oleh pelaku, korban sempat terjatuh dan terseret hingga tidak sadarkan diri.

    Anggota kepolisian masih mendalami kasus ini.

    Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi-saksi masih terus dikumpulkan. 

    Korban sudah dipulangkan ke rumah duka pada Minggu siang. 

    ( tribunjogja.com )

    Komentar
    Additional JS