0
News
    Home Featured

    6 Fakta Warga Semarang Tertembak Pistol Oknum Polisi, Nomor 4 Hendak Melerai Malah Celaka - inews

    3 min read

    6 Fakta Warga Semarang Tertembak Pistol Oknum Polisi, Nomor 4 Hendak Melerai Malah Celaka

    6 Fakta Warga Semarang Tertembak Pistol Oknum Polisi, Nomor 4 Hendak Melerai Malah Celaka
    ilustrasi penembakan oknum polisi terhadap warga di Semarang. (Ist)

    SEMARANG, iNews.id – Peristiwa penembakan terhadap warga terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Penembakan dilakukan oleh Briptu RS, oknum anggota Ditsarnarkoba Polda Jateng.

    Berikut peristiwa penembakan oleh oknum polisi terhadap warga di Semarang yang terjadi pada Rabu (18/5/2022) malam:

    1. Korban Tertembak di Depan Rumah Pelaku
    Peristiwa penembakan terjadi tak jauh dari rumah RS di Tambakrejo RT 01 RW 16 Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Rabu (18/5), sekitar pukul 19.30 WIB.

    2. Berawal Pertikaian Briptu RS dengan Kerabatnya
    Kejadian penembakan dipicu keributan antara Briptu RS dengan kerabatnya berinisial SY yang berujung tertembaknya kaki kanan tetangganya berinisial S. 

    Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari permasalahan keluarga antara Briptu RS dengan kerabatnya berinisial SY di sudut gang. 

    3 Korban Langsung Dibawa ke Rumah Sakit
    Adapun soal warga sipil yang berusaha mendamaikan malah tertembak senjata airsoft gun, langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. "Setelah dirawat kondisi korban yakni S kondisinya sudah membaik," kata Iqbal.

    4. Korban Hendak Melerai Malah Tertembak
    Korban berinisial S yang tinggal di depan lokasi berusaha melerai. Namun senjata airsoft gun yang dibawa Briptu RS meletus hingga mengenai kaki kanan S. Namun belum ada penjelasan detail terkait percekcokan antara Briptu RS dengan kerabatnya.

    5. Briptu RS Diperiksa Propam Polda Jateng
    Kasus penembakan ini lebih lanjut ditangani Bidpropam Polda Jateng dengan mengamankan airsoft gun dan memeriksa Briptu RS.

    6. Polda Jateng Minta Maaf
    Atas insiden itu, Polda Jateng meminta maaf kepada masyarakat dan berkomitmen untuk menuntaskan kasus tersebut. Polda Jateng bertekad melakukan pembenahan secara internal dalam mewujudkan institusi dan personel Polri yang ideal sehingga selalu siap memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat.

    Editor : Ahmad Antoni

    Bagikan Artikel:
    line sharing button
    Komentar
    Additional JS