0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Wakil Ketua MPR Soroti Perjanjian FIR Indonesia-Singapura | TIMES Indonesia

    8 min read

    Wakil Ketua MPR Soroti Perjanjian FIR Indonesia-Singapura | TIMES Indonesia

    Senin, 12 September 2022 - 11:19 | 3.91k
    Wakil Ketua MPR Soroti Perjanjian FIR Indonesia-SingapuraPresiden Jokowi berbincang dengan PM Singapura Lee Hsien Loong, di The Sanchaya Resort Bintan, Kepri, Selasa (25/1/2022). (foto: BPMI Setpres - Muchlis Jr)

    TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyoroti perjanjian mengenai penataan flight information region (FIR) Indonesia dan Singapura. Menurut Syarief, perjanjian ini bukan saja merugikan Indonesia karena Singapura punya kendali atas ruang udara di atas wilayah Kepulauan Riau pada ketinggian 0 – 37 ribu kaki, namun juga kita tidak berdaulat atas wilayah kita sendiri.

    "Perjanjian FIR justru menunjukkan titik lemah diplomasi Indonesia. Jika Indonesia hanya mendapatkan hak kendali udara pada ketinggian di atas 37 ribu kaki, hal ini jelas-jelas menunjukkan kedaulatan udara kita dimiliki oleh negara lain. Indonesia tidak mendapat keuntungan ekonomi yang sepadan dengan perjanjian yang ditelah ditandatangani ini. Bahkan isinya merugikan Indonesia dari sisi  kemanfaatan ekonomi, dan yg paling disayangkan Indonesia kehilangan kedaulatan wilayah NKRI," ujar Menteri Koperasi dan UKM di era Presiden SBY ini.

    Anggota Komisi Pertahanan DPR RI ini menekankan bahwa kedaulatan negara adalah hal yang strategis, sensitif, dan tidak dapat dipertukarkan dengan keperluan keamanan operasional dan teknis. Ini dua hal yang berbeda. Terlebih Indonesia telah memiliki kesiapan infrastruktur, SDM, dan pendanaan untuk mengelola ruang udaranya khususnya diketinggian 0-37 ribu kaki, apalagi kendali penuh Indonesia atas ruang udaranya ini adalah amanat UU yang mestinya harus dijalankan secara konsekuen.

    "Padahal Pasal 458 UU No. 1/2009 tentang Penerbangan sudah jelas mengatur kendali udara sepenuhnya di tangan Indonesia paling lambat 15 tahun dari pengesahan UU ini pada tahun 2009. Jadi seharusnya pada 2024 kendali wilayah udara di atas Kepulauan Riau sudah sepenuhnya milik Indonesia. Jika dengan perjanjian FIR ini Singapura masih juga pegang kendali atas wilayah udara yang strategis, maka tidak ada kedaulatan disitu," sesal Syarief.

    Syarief juga mempertanyakan definisi berdaulat versi pemerintah. Apakah dengan adanya perjanjian FIR ini pemerintah sudah merasa merebut kembali kedaulatan wilayah kita? Apakah dengan kendali ruang udara yang masih dipegang Singapura tidak berarti mengacak kedaulatan kita? Atau bahkan, apakah pemerintah tidak tahu bahwa telah berbagi kedaulatan NKRI dengan negara lain?

    "Jika pemerintah merasa perjanjian FIR ini tidak melanggar kedaulatan wilayah NKRI, maka kita perlu mengoreksi definisi berdaulat dalam konteks pergaulan internasional. Ruang udara kita dikendalikan negara lain, yang bahkan dapat dipergunakan untuk tujuan-tujuan strategis negara tersebut, dan kita sama sekali tidak mempersoalkannya. Saya termasuk yang tidak mengerti dengan alur logika yang dipergunakan pemerintah ketika menekan perjanjian FIR ini," tutup Syarief Hasan(*)

    **) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.

    TERBARU

    • Lestari Moerdijat: Transformasi Pengelolaan Museum Butuh Dukungan Pemangku Kepentingan
      Lestari Moerdijat: Transformasi Pengelolaan Museum Butuh Dukungan Pemangku Kepentingan
      12/09/2022 - 11:33
    • Bertemu Menteri  India, Menko Perekonomian RI Perkuat Kerja Sama dan IPEF
      Bertemu Menteri India, Menko Perekonomian RI Perkuat Kerja Sama dan IPEF
      12/09/2022 - 11:26
    • Wakil Ketua MPR Soroti Perjanjian FIR Indonesia-Singapura
      12/09/2022 - 11:19
    • Ketatnya Aturan Pelayat Ratu Elizabeth II di Istana Westminster
      Ketatnya Aturan Pelayat Ratu Elizabeth II di Istana Westminster
      12/09/2022 - 11:05
    • PSSI Sebut JIS Belum Berstandar FIFA, Anies Baswedan hingga Anak Presiden Jokowi Beri Komentar
      PSSI Sebut JIS Belum Berstandar FIFA, Anies Baswedan hingga Anak Presiden Jokowi Beri Komentar
      12/09/2022 - 10:53

    TERPOPULER

    • Mengenal Ciri Khas Istimewa Bonsai Serut Asal Kediri
      Mengenal Ciri Khas Istimewa Bonsai Serut Asal Kediri
      12/09/2022 - 04:27
    • Colenak Murdi Putra, Kuliner Legend dari Bandung yang Banyak Diburu
      Colenak Murdi Putra, Kuliner Legend dari Bandung yang Banyak Diburu
      12/09/2022 - 06:30
    • Peti Mati Ratu Elizabeth II Tiba di Istana Holyroodhouse Edinburgh, Ribuan Pelayat Hening
      Peti Mati Ratu Elizabeth II Tiba di Istana Holyroodhouse Edinburgh, Ribuan Pelayat Hening
      12/09/2022 - 07:22
    • Javier Rocha Minta Maaf, Luis Milla Kaget Persib Menang
      Javier Rocha Minta Maaf, Luis Milla Kaget Persib Menang
      12/09/2022 - 09:25
    • Tarif Tetap Meski Harga BBM Naik, Transjakarta Mulai Hari Ini Beroperasi 24 Jam
      Tarif Tetap Meski Harga BBM Naik, Transjakarta Mulai Hari Ini Beroperasi 24 Jam
      12/09/2022 - 08:11

    TRENDING

    • Jip Wisata Gunung Bromo Jatuh ke Jurang, TNBTS: Sopir dan Penumpang Meninggal
      Jip Wisata Gunung Bromo Jatuh ke Jurang, TNBTS: Sopir dan Penumpang Meninggal
      10/09/2022 - 14:03
    • Ini Dia, 5 Bukit Terindah di Pacitan yang Cocok Didaki Pecinta Alam
      Ini Dia, 5 Bukit Terindah di Pacitan yang Cocok Didaki Pecinta Alam
      11/09/2022 - 00:35
    • Tahanan Kabur dengan Mobil Petugas, Tabrak Dua Mobil Dokter di RSUD Tuban
      Tahanan Kabur dengan Mobil Petugas, Tabrak Dua Mobil Dokter di RSUD Tuban
      10/09/2022 - 17:21
    • Bikin Nangis, Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia Jadi Trending
      Bikin Nangis, Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia Jadi Trending
      10/09/2022 - 01:32
    • Super Indah, Ini Empat Lokasi Glamping Mewah di Kabupaten Malang
      Super Indah, Ini Empat Lokasi Glamping Mewah di Kabupaten Malang
      11/09/2022 - 03:27

    Microsite Arema FC

    iGuides

    • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
      20/03/2022 - 18:00
    • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
      Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
      28/01/2022 - 10:38
    • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
      Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
      07/12/2021 - 20:06
    • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
      De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
      19/07/2020 - 16:35
    • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
      Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
      12/10/2019 - 11:05

    KOPI TIMES

    • Multiplier Effect Kenaikan Harga BBM pada Perempuan
      Multiplier Effect Kenaikan Harga BBM pada Perempuan
      10/09/2022 - 19:05
    • Public Policy, Dinamika Proses dan Partisipasi Masyarakat
      Public Policy, Dinamika Proses dan Partisipasi Masyarakat
      10/09/2022 - 12:50
    • Arah Baru Jihad Politik Muhammadiyah
      Arah Baru Jihad Politik Muhammadiyah
      09/09/2022 - 15:32
    • Strategi Pencegahan Kekerasan di Sekolah
      Strategi Pencegahan Kekerasan di Sekolah
      09/09/2022 - 14:14
    • Rehabilitasi Ideologi Teroris: dari Teori Kognitif sampai Rekognisi Sosial
      Rehabilitasi Ideologi Teroris: dari Teori Kognitif sampai Rekognisi Sosial
      09/09/2022 - 14:10
    • Wajah Harmoni Indonesia dalam Annual International Conference on Islamic Studies ke 21
      Wajah Harmoni Indonesia dalam Annual International Conference on Islamic Studies ke 21
      08/09/2022 - 10:14
    • 'Rihlah Ilmiah' Gus Dur dan Nalar Islam Progresif
      'Rihlah Ilmiah' Gus Dur dan Nalar Islam Progresif
      07/09/2022 - 15:35
    • Mengorbankan Sukrasana
    [Category Opsiin]
    [Tags Featured]
    Komentar
    Additional JS