Profil Kapolda Jatim Toni Harmanto, Pernah Pecat 23 Polisi karena Kasus Narkoba - Solopos
Profil Kapolda Jatim Toni Harmanto, Pernah Pecat 23 Polisi karena Kasus Narkoba
SOLOPOS.COM - Irjen Pol Toni HarmantoSolopos.com, JAKARTA — Irjen Pol Teddy Minahasa batal menjadi Kapolda Jawa Timur setelah terjerat kasus narkoba dan terancam hukuman mati.
Posisinya sebagai Kapolda Jatim digantikan Irjen Pol Toni Harmanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Sumatra Selatan.
Menariknya, sebelum menjadi Kapolda Sumsel Toni Harmanto adalah Kapolda Sumatra Barat yang digantikan Teddy Minahasa pada tahun 2019.
Dua jenderal bintang dua itu saling menggantikan namun dalam keadaan yang berbeda.
Saat Toni Harmanto menggantikan posisi Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jatim, Teddy sedang di ujung kariernya sebagai polisi.
Ia bakal dipecat sebagai anggota Polri dan terancam hukuman mati karena menjadi pengendali peredaran narkoba.
Berikut profil Irjen Toni Harmanto yang dikutip Solopos.com
Toni merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1988. Ia lahir di Jakarta pada 5 Oktober 1965.
Sejak lulus dari Akpol, karier Toni lebih banyak di bidang reserse.
Menyandang status perwira pertama, dia ditugaskan di Kaurbinops Sabhara Polres Serang, Jawa Barat.
Tahun 1993 ia dipercaya sebagai Kasatreskrim Polres Bogor dan promosi sebagai Kasatreskrim Polresta Bogor setahun kemudian.
Pada 1995, Toni ditarik menjadi perwira pertama di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).
Tahun 1997, ia berdinas di Polda Maluku hingga tahun 2000.
Setelah itu Toni Harmanto ditarik ke Jakarta dan berturut-turut berdinas di Polda Metro Jaya, Sespim Dediklat Polri, hingga menjabat Kapolres Tangerang pada 2006.
Pada 2008, Toni ditarik ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri lalu beralih ke Polda Metro Jaya hingga beberapa tahun.
Berpangkat brigadir jenderal polisi, pada tahun 2018 Toni Harmanto dipercaya sebagai Wakapolda Jawa Timur.
Hanya setahun di Jawa Timur, ia lalu dipromosikan sebagai Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) dengan pangkat inspektur jenderal.
Masih dengan pangkat yang sama ia lalu beralih menjadi Kapolda Sumatra Selatan pada tahun 2021.
Posisinya sebagai Kapolda Sumatra Barat digantikan Irjen Pol Teddy Minahasa yang kini menjadi tahanan atas kasus peredaran narkoba.
Saat menjabat sebagai Kapolda Sumbar, Toni pernah memecat 23 polisi yang melanggar aturan sepanjang 2020.
Mereka yang dipecat seluruhnya berpangkat bintara yang kebanyakan terlibat kasus peredaran narkoba.
Jabatan yang pernah diemban Toni Harmanto:
01—10—1988: Kaurbinops Sabhara Polres Serang Polda Jabar
01—07—1989: Kaur Binops Sat Serse Polres Serang Polda Jabar
01—03—1992: Kasat Serse Polres Serang Polda Jabar
01—08—1993: Kasat Serse Polres Bogor Polda Jabar
02—08—1994: Kasat Serse Polresta Bogor Polwil Bogor Polda Jabar
01—11—1995: Pama PTIK
16—07—1997: Kapuskodal Ops Polres Maluku Utara Polda Maluku
01—01—1999: Kabag Pamsan Dit Intelpam Polda Maluku
01—04—2000: Kasubbag Binmin Setdit Intelpam Polda Maluku
01—12—2000: Kanit Resmobda Dit Serse Polda Metro Jaya
08—05—2002: Pamen Sespim Dediklat Polri
14—12—2002: Kasat Iv Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya
27—02—2003: Kasat Iv/Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya
19—05—2003: Kasat I/Indag Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya
02—01—2006: Kapolres Tangerang Polda Metro Jaya
02—01—2006: Kapolres Tangerang Polda Metro Jaya (Struktur Polres Persiapan)
09—11—2007: Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya
23—10—2008: Penyidik Utama Tk III Dit I/Kam Dan Trannas Bareskrim Polri
13—02—2009: Kanit I Dit II/Ekonomi Dan Khusus Bareskrim Polri
01—04—2011: Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri[2]
29—07—2011: Pamen Bareskrim Polri (Dlm Rangka Dik Sespimti 2011)
08—11—2011: Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri
26—01—2012: Dirreskrimum Polda Metro Jaya
30—05—2013: Wadirtipidum Bareskrim Polri
05—06—2015: Karojianstra Sops Polri
07—09—2016: Karobinopsnal Bareskrim Polri
09—11—2018: Wakapolda Jatim
27—09—2019: Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri
06—12—2019: Kapolda Sumbar
25—08—2021: Kapolda Sumsel
14—10—2022: Kapolda Jatim