0
News
    Home Featured Kemenkeu Pilihan Sri Mulyani

    Soal Transaksi Mencurigakan di Kemenkeu, Sri Mulyani: Tidak Ada Angka Rp 300 Triliun - Beritasatu

    2 min read

     

    Soal Transaksi Mencurigakan di Kemenkeu, Sri Mulyani: Tidak Ada Angka Rp 300 Triliun

    Kamis, 9 Maret 2023 | 21:43 WIB
    Oleh: Dyah Noor Shinta / CAH

    Menteri Keuangan Sri Mulyani di sela-sela mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Kantor Pelayanan Pajak(KPP) Pratama Kota Solo Jawa Tengah, Kamis Sore, 9 Maret 2023.
    Menteri Keuangan Sri Mulyani di sela-sela mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Kantor Pelayanan Pajak(KPP) Pratama Kota Solo Jawa Tengah, Kamis Sore, 9 Maret 2023. (Foto: Beritasatu.com/Dyah Noor Shinta)

    Solo, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku baru menerima surat laporan adanya aliran dana mencurigakan sebesar Rp 300 triliun di lingkungan Direktorat Pajak dan Direktorat Bea Cukai, Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    Advertisement

    Hal ini disampaikan Sri Mulyani saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Solo Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023) sore.

    "Ya tadi saya juga berkomunikasi dengan Mahfud dan Ivan dari PPATK. Pertama surat itu baru saya terima tadi pagi karena saya baru terbang di sini (Solo) dan belum lihat suratnya tetapi saya sudah scan," katanya.

    Dari hasil scan ini, Sri Mulyani, menjelaskan bahwa dalam lampiran surat berjumlah 36 halaman tidak menunjukan angka Rp 300 triliun yang sebelumnya diungkap Mahfud MD dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.

    Advertisement

    "Mengenai Rp 300 triliun terus terang saya tidak lihat dalam surat itu tidak ada angkanya. Jadi saya engga tahu juga Rp 300 triliun darimana. Nanti saya akan kembali lagi ke Jakarta. Saya akan bicara lagi dengan Mahfud dan juga Ivan angkanya dari mana. Dengan ini saya juga punya informasi yang sama dengan anda semuanya, media, dan masyarakat," jelasnya

    Sri Mulyani juga akan melakukan pertemuan dengan Mahfud secara kooperatif untuk mengetahui adanya kecurigaan aliran dana tersebut.

    "Saya berjanji akan bertemu sama pak Mahfud. Ayo pak Mahfud dibantuin, saya senang. Kalau mau bersihin kita bersihin tapi dengan data sama dengan fakta yang sama," ujarnya

    Sri Mulyani juga menegaskan jika benar data itu terbukti dan sesuai fakta yang ada maka dia akan melakukan penindakan tegas seperti yang dilakukan terhadap pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rafael Alun Trisambodo, yang terlibat dalam kasus yang menjeratnya.

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    TAG: 

    Komentar
    Additional JS