0
News
    Home Emisi Kendaraan Featured Pilihan

    Polusi Udara Semakin Gawat, Ini 8 Tips Mengurangi Emisi Kendaraan By BeritaSatu

    3 min read

     

    Polusi Udara Semakin Gawat, Ini 8 Tips Mengurangi Emisi Kendaraan

    By BeritaSatu.com
    beritasatu.com
    July 31, 2023
    Ilustrasi uji emisi.
    Ilustrasi uji emisi.

    Jakarta, Beritasatu.com - Polusi udara di Jakarta semakin mengkhawatirkan. Penyebabnya adalah emisi kendaraan bermotor dan industri, dan diperparah dengan musim kemarau yang berkepanjangan.

    Untuk mengatasi polusi, pemerintah berencana memperketat pelaksanaan uji emisi kendaraan di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Wacana yang beredar adalah kendaraan yang tidak lolos uji emisi akan dilarang beroperasi di Jakarta dan sekitarnya.

    BACA JUGA

    "Apabila kendaraan yang tidak lolos uji emisi, mereka tidak memiliki hak untuk melakukan perjalanan di Jabodetabek,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) mengenai peningkatan kualitas udara Jabodetabek di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/8/2023).

    Mengurangi polusi juga menjadi tanggung jawab warga, terutama mereka yang masih sering menggunakan kendaraan pribadi karena emisi gas yang dihasilkan mencemari udara yang dihirup bersama. Oleh karena itu, Beritasatu.com membagikan beberapa tips untuk mengurangi emisi gas buang.

    1. Meminimalkan penggunaan kendaraan
    Menggunakan transportasi umum, seperti bus, kereta api, atau sepeda, seringkali lebih murah dan sehat daripada mengemudi. Berjalan kaki atau bersepeda ke tujuan yang dekat Anda jika memungkinkan.

    Jika Anda harus menggunakan kendaraan pribadi, maka hindari lalu lintas pada jam sibuk kapan pun memungkinkan.

    2. Kurangi beban kendaraan
    Semakin banyak muatan yang dibawa oleh kendaraan, semakin banyak bahan bakar yang digunakan. Mengurangi muatan kendaraan Anda dapat mengurangi konsumsi bahan bakar Anda.

    3. Servis berkala
    Merawat kendaraan Anda dengan baik akan meminimalkan dampak lingkungannya dengan mengurangi biaya operasional dan memperpanjang umur kendaraan.

    4. Pantau kecepatan dan akselerasi
    Akselerasi yang tidak perlu dan mengemudi dengan kecepatan tinggi dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar dan emisi. Kecepatan tinggi menghasilkan konsumsi bahan bakar yang tinggi. Pada kecepatan 110 kilometer per jam, mobil Anda bisa menggunakan hingga 25% lebih banyak bahan bakar daripada pada kecepatan 90 km/jam.

    Saat Anda perlu mengemudi dengan kecepatan tinggi, menjaga jarak yang baik dari mobil di depan akan mencegah pengereman tiba-tiba dan perlu akselerasi kembali ke kecepatan penuh.

    5. Matikan mesin saat macet
    Pemborosan bahan bakar dapat diminimalkan dengan mematikan mesin saat mobil Anda berhenti. Dengan mematikan mesin, bahkan untuk jangka waktu singkat, Anda akan menghemat lebih banyak bahan bakar. Beberapa kendaraan baru memiliki fungsi otomatis berhenti yang berarti mesin dimatikan saat mobil berhenti dan kendaraan tidak perlu mendapatkan daya dari mesin.

    6. Minimalkan hambatan aerodinamis
    Hambatan udara ternyata dapat mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar hingga lebih dari 20%. Buka jendela dan menggunakan rak mobil hanya jika diperlukan.

    7. Merawat ban kendaraan Anda
    Anda sebaiknya memompa ban Anda dengan tekanan tertinggi yang direkomendasikan oleh produsen ban dan pastikan roda Anda terpasang dengan benar.

    8. Mengemudi dengan gigi tinggi
    Sebagian besar mesin beroperasi lebih efisien pada sekitar 1.500 hingga 2.500 putaran per menit (RPM). Ganti gigi sebelum mobil Anda mencapai 2.500 rpm untuk berjalan lebih efisien. Transmisi otomatis akan beralih gigi lebih cepat dan lebih halus jika Anda mengurangi sedikit tekanan pada pedal gas setelah mobil memperoleh kecepatan.

    Komentar
    Additional JS