Hamas Tolak Negosiasi Pertukaran Sandera kecuali Israel Setop Agresi - CNN Indonesia - Opsiin

Informasi Pilihanku

demo-image
demo-image

Hamas Tolak Negosiasi Pertukaran Sandera kecuali Israel Setop Agresi - CNN Indonesia

Share This
Responsive Ads Here

Hamas Tolak Negosiasi Pertukaran Sandera kecuali Israel Setop Agresi

CNN Indonesia
Rabu, 06 Des 2023 15:10 WIB
Wakil Hamas Osama Hamdan menyatakan tolak negosiasi pertukaran sandera kecuali Israel setop agresi ke Palestina. (AFP/FADEL SENNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kelompok perlawanan di PalestinaHamas, menyatakan tak akan bernegosiasi atau membebaskan sandera hingga Israel menghentikan agresi di Gaza.

Pernyataan ini terungkap saat pejabat Hamas, Osama Hamdan, menggelar konferensi pers, Selasa (5/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak akan ada negosiasi atau pertukaran tahanan sampai agresi Israel terhadap Jalur Gaza berhenti," demikian laporan Al Arabiya News, mengutip pernyataan Hamdan.

Hamdan juga mengatakan situasi sekarang merupakan akibat keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang melancarkan fase kedua ke Gaza.

"Kami menganggap Netanyahu bertanggung jawab penuh atas nyawa para sandera Israel dan menghalangi penyelesaian kesepakatan pertukaran," ujar Hamdan.

Israel dan Hamas sempat sepakat gencatan senjata pada 24 November dan diperpanjang dua kali hingga berakhir pada 30 November.

Kesepakatan itu mencakup pertukaran tahanan atau sandera dari Israel dan Hamas.

Selama gencatan senjata jumlah sandera yang dibebaskan Hamas tercatat 105 orang. Namun, masih ada sekitar 140 yang masih disandera.

Sementara itu, Israel telah membebaskan 240 tahanan Palestina, demikian dikutip CNN.

Di penjara Israel, masih terdapat ribuan tahanan Palestina mencakup remaja dan para perempuan.

Usai gencatan senjata tak diperpanjang, Israel menggempur habis-habisan Gaza, terutama di wilayah selatan.

Wilayah selatan padahal tempat para warga Gaza utara mengungsi setelah diusir Israel pada November lalu. Namun, kini tempat mereka tinggal pun jadi arena perang.

Israel melancarkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober. Selama operasi, mereka menyerang warga dan objek sipil seperti rumah sakit.

Hingga kini total korban tewas di Palestina lebih dari 16.000 jiwa, mayoritas anak-anak dan perempuan.

(isa/bac)
Comment Using!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arenanews

Berbagi Informasi

Media Informasi

Opsiinfo9

Post Bottom Ad

Pages