0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Menlu RI: Tindakan Israel bunuh warga sipil Gaza bukan “self-defence” – ANTARA News – https://bit.ly/3Tw4UHg #Opsiin #Kopiminfo - https://ift.tt/2pPDgWf

    2 min read

    Menlu RI: Tindakan Israel bunuh warga sipil Gaza bukan "self-defence" – ANTARA News December 14, 2023 at 05:34PM

    Menlu RI: Tindakan Israel bunuh warga sipil Gaza bukan "self-defence"

    13 Desember 2023 14:30 WIB
    Menlu RI: Tindakan Israel bunuh warga sipil Gaza bukan "self-defence"Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menjadi salah satu panelis dalam diskusi "The Human Rights 75 Initiative Roundtable on Future of Human Rights & Peace & Security" di Kantor PBB di Jenewa, Swiss, pada Selasa (12/12/2023). (ANTARA/HO-Kemlu RI)Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan bahwa tindakan militer Israel yang membunuh ribuan warga sipil di Gaza, bukanlah bentuk untuk membela diri atau self defence.

    Tidak hanya membunuh warga sipil yang banyak di antaranya adalah perempuan dan anak-anak, bahkan bayi, tentara Israel juga disebut Retno telah merusak rumah sakit, tempat ibadah, kamp pengungsi, serta memberangus hak-hak dasar Palestina.

    "Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dan jelas melanggar hukum humaniter internasional," kata Retno dalam diskusi mengenai masa depan HAM serta perdamaian dan keamanan, di Kantor PBB di Jenewa, Swiss, pada Selasa (12/12), seperti disampaikan melalui keterangan tertulis Kemlu RI.

    Untuk itu, dalam pertemuan tersebut dia mengajak mengajak negara-negara anggota PBB untuk memperbarui komitmen bersama terkait pemajuan HAM.
    Baca juga: Situasi terkini Gaza, Palestina tuding Israel buat warga kelaparan

    Retno menegaskan bahwa siapa pun yang berkomitmen menjadi pembela HAM tidak boleh diam dan tidak boleh berhenti untuk terus memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina.

    "Saya juga sampaikan bahwa Indonesia sangat menyesali kegagalan Dewan Keamanan PBB untuk mengesahkan resolusi humanitarian ceasefire. Hal ini mencerminkan gagalnya sistem multilateral yang sudah ketinggalan zaman," ujar Retno.

    Dia mengajak negara-negara untuk menolak penerapan standar ganda dalam penegakan HAM— yang adalah masalah terbesar dalam penerapan HAM.

    Dalam hal ini, dia merujuk pada negara-negara Barat pendukung Israel yang dinilai sangat vokal menyuarakan penegakan HAM, tetapi seperti sengaja menutup mata dan telinga terhadap pelanggaran HAM yang jelas-jelas dilakukan Israel di Gaza.

    "Pihak-pihak yang sering mendikte kita mengenai HAM, justru menjadi pihak yang kini membiarkan Israel melanggar HAM," kata Retno.
    Baca juga: Retno: dunia tak boleh menyerah perjuangkan gencatan senjata di Gaza

    Maka dari itu, dia menegaskan agar berbagai pelanggaran HAM tersebut dapat segera dihentikan.

    "Proses perdamaian yang sesungguhnya agar segera dimulai khususnya menuju solusi dua negara, dan akar masalah isu Palestina harus diatasi secara menyeluruh," tutur dia.

    Diskusi panel "The Human Rights 75 Initiative Roundtable on Future of Human Rights & Peace & Security" diselenggarakan untuk memperingati 75 Tahun Deklarasi Universal HAM PBB.

    Selain Menlu RI, turut menjadi panelis dalam diskusi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Kolombia tersebut yaitu Presiden Polandia, Presiden Senegal, dan Menlu Palestina.

    Baca juga: Situasi terkini Gaza, perang dorong eksodus warga Palestina ke Mesir
    Baca juga: Indonesia nilai Israel telah mengubah Gaza bagai neraka
    Baca juga: Iran: Israel dan AS tidak akan bisa basmi Hamas

    Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
    Editor: M Razi Rahman
    Copyright © ANTARA 2023

    Tags:

    Informasi Terkini, terpopuler serta pilihan dari berbagai sumber terpercaya di https://bit.ly/3GMnTDt dan https://bit.ly/3aagi7A



    from Opsiin – Kopiminfo https://ift.tt/2pPDgWf
    via IFTTT
    Komentar
    Additional JS