0
News
    Home APBN Bantuan Sosial Featured Pemilu Pemilu 2024 Pilihan Pilpres Pilpres 2024 Sri Mulyani

    Sri Mulyani Sebut APBN 2024 Termasuk untuk Bansos Masih Kredibel dan Sehat - BeritaSatu

    2 min read

     Sri Mulyani Sebut APBN 2024 Termasuk untuk Bansos Masih Kredibel dan Sehat

    Jumat, 5 April 2024 | 10:46 WIB

    Yustinus Patris Paat / BW

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa, di Jakarta, pada Senin, 25 Maret 2024. (Tangkapan Layar/Istimewa)

    Jakarta, Beritasatu.com -Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2024 termasuk untuk bantuan sosial (bansos) masih kredibel dan sehat.

    Menurut Sri Mulyani, hal tersebut patut disyukuri karena banyak negara yang mengelola APBN secara buruk sehingga jatuh dalam krisis ekonomi, sosial, dan politik.

    "Telah banyak contoh negara-negara yang mengalami krisis ekonomi, sosial bahkan politik akibat pengelolaan APBN yang buruk. Alhamdulillah Indonesia mampu menjaga instrumen APBN tetap secara kredibel dan sehat. Ini prestasi yang harus terus dijaga," ujar Sri Mulyani dalam sidang lanjutan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (5/4/2024).

    Sri Mulyani menegaskan, APBN adalah instrumen penting dan strategis serta penentu untuk mencapai cita-cita bernegara. Karena itu, kata dia, APBN harus harus dikelola dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, tata kelola yg baik, transparan, dan akuntabel.

    "Forum di MK yang mulia ini kami percayai menjadi salah satu cara merawat nalar publik dengan menjelaskan dan mendiskusikan bagaimana APBN menjadi sarana gotong royong anak bangsa, di mana yang mampu berkontribusi lebih besar dan yang tidak mampu perlu dibantu," ungkap Sri Mulyani.

    Menurut Sri Mulyani, melalui belanja publik, termasuk subsidi, bansos, dan jaminan sosial, negara hadir menjalankan mandat merawat kehidupan bersama menuju kesejahteraan yang berkeadilan.

    "APBN kita harapkan menjadi sarana bagi segenap elemen bangsa utk berpartisipasi dan berkontribusi. Kiranya melalui proses politik yang selama ini dijaga secara terbuka, transparan, dan akuntabel, APBN harus terus kita jaga sebagai fondasi dan sekaligus modal politik bangsa Indonesia mencapai tujuan bernegara," pungkas Sri Mulyani.

    Diketahui, hari ini, MK melanjutkan sidang pembuktian sengketa hasil Pilpres 2024 dengan agenda mendengarkan keterangan empat menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi) dan DKPP.

    Selain Sri Mulyani, menteri Jokowi yang memberikan keterangan di MK adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Simak berita dan artikel lainnya di

    Google News

    Ikuti terus berita terhangat dari Beritasatu.com viawhatsapp Bagikan

    Komentar
    Additional JS