Penerbangan Banyuwangi-Lombok Resmi Dibuka, Okupansi Tembus 61 Persen - Kabar Banyuwangi
Penerbangan Banyuwangi-Lombok Resmi Dibuka, Okupansi Tembus 61 Persen
Penerbangan perdana Banyuwangi-Lombok dengan Wings Air di Bandara Internasional Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Rute penerbangan baru yang menghubungkan Banyuwangi, Jawa Timur dengan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi dibuka.
Pembukaan rute anyar tersebut ditandai dengan inaugural flight atau penerbangan perdana Wings Air milik Lion Group di Bandara Internasional Banyuwangi pada Minggu (21/12/2025) siang.
Penerbangan Wings Air Banyuwangi-Lombok (PP) akan beroperasi empat kali setiap pekan. Yakni pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu menggunakan armada ATR72-500/600. Pihak maskapai mematok harga tiket rute ini di kisaran Rp 800 - 900 ribu.
Berangkat dari Bandara Internasional Lombok pada pukul 12.30 WITA dan tiba di Bandara Internasional Banyuwangi pukul 12.30 WIB. Sementara penerbangan dari Banyuwangi pukul 12.55 WIB dan mendarat di Lombok pukul 14.25 WITA.
Hadir dalam penerbangan perdana Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Direktur Keselamatan Keamanan dan Kualitas Wings Air, Capt. Iyus Susianto, Area Manager Lion Group Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, Dyfi Suciyanti, dan General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohammad Holik Muardi.
Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas Wings Air, Capt. Iyus Susianto mengatakan, Banyuwangi dan Lombok memiliki potensi besar di sektor pariwisata.
"Kami berharap rute ini akan diminati masyarakat maupun wisatawan. Saat ini jadwalnya 4 kali seminggu,” ujar Capt. Iyus.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyambut gembira rute baru Lombok-Banyuwangi ini. Menurutnya ini akan memacu geliat pariwisata di kedua daerah tersebut.
"Ini menjadi jembatan udara baru, konektivitas antara Banyuwangi dan Lombok. Kehadiran rute baru ini menjadi tambahan pendorong perekonomian dan pariwisata Banyuwangi terutama. Kedua daerah ini memiliki kemiripan yang sama pada potensi alamnya,” kata Mujiono.
Dengan aksesibilitas yang semakin mudah, Mujiono berharap tute ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta investasi di Banyuwangi.
"Momennya pas, dibuka bersamaan dengan momen libur sekolah dan Nataru. Semoga bisa membawa berkah untuk kedua daerah,” harap Mujiono.
General Manager Bandara Internasional Banyuwangi Holik Muardi menyambut baik beroperasinya rute baru tersebut.
“Injourney Airports memiliki peran sebagai agent of development dan value creator, sehingga kami senantiasa bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar Banyuwangi dapat semakin terhubung dengan berbagai wilayah di Indonesia melalui pembukaan rute-rute baru,” jelasnya.
Penerbangan perdana Banyuwangi-Lombok berlangsung sesuai jadwal pada pukul 12.55 WIB membawa sebanyak 55 penumpang. Sebelumnya pesawat mendarat dari Lombok pada pukul 12.30 WIB yang disambut seremoni water salute.

Konferensi pers penerbangan perdana Banyuwangi-Lombok di Bandara Internasional Banyuwangi. (Foto: Fattahur)
Penerbangan Lombok menuju Banyuwangi mengangkut 33 penumpang. Kedua penerbangan datang berangkat tersebut memiliki okupansi positif mencapai 61 persen.
Kehadiran rute Banyuwangi-Lombok (PP) diharapkan menjadi stimulus bagi maskapai lain untuk membuka akses dari dan menuju Banyuwangi.
"Kami melihat bahwa peningkatan konektivitas penerbangan di tahun ini menandakan menguatnya kepercayaan pemangku kepentingan terhadap layanan bandara dan potensi yang dimiliki Banyuwangi,” ujar Holik.
Salah satu penumpang, Roman asal Ukraina mengaku gembira dengan adanya rute ini. “Ini sangat memudahkan kita. Tidak harus transit ke Bali atau Surabaya, saat akan ke Lombok,” ujarnya.
Begitu halnya dengan Andan, warga Banyuwangi yang akan mengunjungi kerabatnya di Lombok. “Biasanya saya harus menempuh perjalanan belasan jam, kini cukup hanya sejam. Hemat waktu dan harga tiketnya masuk akal,” kata Andan.
Hadirnya rute Lombok-Banyuwangi melengkapi rute yang telah ada. Sebelumnya, Bandara Internasional Banyuwangi melayani rute Jakarta - Banyuwangi PP (setiap hari), dan Surabaya - Banyuwangi (empat kali sepekan). (*)