Kecam Serangan Israel ke Gaza Saat Gencatan Senjata, Puan: Tidak Manusiawi! - Viva - Opsiin

Informasi Pilihanku

demo-image

Post Top Ad

demo-image

Kecam Serangan Israel ke Gaza Saat Gencatan Senjata, Puan: Tidak Manusiawi! - Viva

Share This
Responsive Ads Here

 Dunia Internasional, Konflik Timur Tengah 

Kecam Serangan Israel ke Gaza Saat Gencatan Senjata, Puan: Tidak Manusiawi!

Rabu, 19 Maret 2025 - 18:59 WIB

Jakarta, VIVA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam serangan brutal tentara Israel ke wilayah Gaza Utara, Palestina, di tengah kesepakatan gencatan senjata

Dia menilai, serangan udara terhadap warga sipil di jalur Gaza yang dilakukan Israel telah melanggar prinsip kemanusiaan dan hukum internasional. 

"Serangan yang dilakukan oleh Israel bukan hanya pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah disepakati, tetapi juga bentuk ketidakpedulian terhadap nyawa manusia dan upaya perdamaian di Timur Tengah," kata Puan dalam keterangannya pada Rabu, 19 Maret 2025.

Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Januari 2025

Photo :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Diketahui, militer Israel melanggar gencatan senjata secara sepihak pada Selasa, 18 Maret 2025 dengan memborbardir Gaza. 

Serangan yang terjadi setelah berakhirnya gencatan senjata ini menyebabkan ratusan warga Palestina tewas dan terluka, termasuk banyak perempuan dan anak-anak. 

Puan menilai, tindakan Israel tidak dapat diterima karena melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan serta hukum internasional.

“Serangan terhadap warga sipil yang dilakukan militer Israel merupakan kejahatan perang yang bertentangan dengan banyak hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa,” ungkap dia.

Adapun serangan Israel tersebut mengakhiri kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas yang berlaku sejak 19 Januari lalu. Melalui pernyataannya, Pemerintah Israel menuturkan gempuran terbaru ini dilakukan setelah Hamas berulang kali menolak membebaskan sandera mereka.

Terlepas dari hal itu, Puan menilai keputusan Israel melancarkan serangan di tengah gencatan senjata sangat tidak bisa diterima. Terlebih, serangan terjadi sekitar pukul 02.00 waktu Gaza, ketika warga tengah bersiap untuk sahur.  

"Pengeboman di bulan suci Ramadan menunjukkan tindakan yang tidak manusiawi dan mengabaikan norma- norma kemanusiaan global," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan dari Utusan Khusus Presiden Palestina, Mahmoud Al Habbash di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Maret 2025.

Dalam pertemuan tersebut Mahmoud memberikan surat khusus dari Presiden Palestina kepada Prabowo. Surat itu berisi tentang hubungan antara Indonesia dan Palestina serta isu terkini yang terjadi di negara tersebut.

"Kami menyerahkan surat khusus dari Presiden Palestina, Presiden Mahmoud Abbas untuk Presiden Indonesia terkait hubungan Indonesia dan Palestina, serta isu Palestina secara umum. Utamanya situasi yang buruk di Palestina di bawah Israel, di bawah penjajahan Israel yang terus berlanjut, yang terjadi pagi ini seperti yang Anda ketahui," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Dia meyakini, dukungan Indonesia terhadap Palestina untuk meraih kemerdekaan tidak akan pernah pudar. Dia percaya, seluruh rakyat Indonesia pun sungguh-sungguh mendukung Palestina.

"Kami percaya Indonesia, kami percaya posisi Indonesia berkenaan dengan cita-cita Palestina. Dan kami yakin Pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia akan terus mendukung kebebasan dan kemerdekaan Palestina," pungkasnya.

VIVA Militer: Tentara Israel di wilayah Khan Younis, Gaza, Palestina

Kembali Serang Gaza, Militer Israel Minta Warga Palestina Lari ke Khan Yunis

Tentara pendudukan Israel memerintahkan warga sipil Palestina untuk mengungsi dari beberapa wilayah di Jalur Gaza pada Selasa, 18 Maret 2025.

img_title

VIVA.co.id

19 Maret 2025

Comment Using!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages