0
News
    Home Featured Keuangan Prabowo Subianto

    Prabowo Targetkan APBN Tanpa Defisit 2 Tahun Lagi | SINDONEWS

    5 min read

     

    Prabowo Targetkan APBN Tanpa Defisit 2 Tahun Lagi | Halaman Lengkap


    logo-apps-sindo

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Jum'at, 15 Agustus 2025 - 17:46 WIB

    Prabowo Targetkan APBN...

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tekadnya untuk mencapai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN tanpa defisit di masa mendatang. Foto/Dok

    JAKARTA 

    -

     Presiden Prabowo Subianto 

    menyampaikan tekadnya untuk mencapai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau

     APBN 

    tanpa defisit di masa mendatang. Target

     defisit APBN 

    nol ini disampaikannya saat memaparkan arsitektur APBN 2026 di Sidang Paripurna DPR RI.

    "Pemerintah yang saya pimpin berjanji di hadapan majelis ini kami akan terus melaksanakan efisiensi sehingga defisit ini kita ingin tekankan sekecil mungkin," ungkap Prabowo, Jumat (15/8/2025).

    Baca Juga: Defisit APBN Diproyeksi Tembus Rp662 Triliun, Menkeu Sebut 2025 Luar Biasa Menantang

    Dalam rancangan APBN 2026, pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp3.786,5 triliun dan pendapatan negara sebesar Rp3.147,7 triliun. Hal ini menghasilkan defisit APBN sebesar Rp638,8 triliun atau 2,48% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

    Meski demikian, Prabowo memiliki target yang ambisius yang berharap dapat mengumumkan APBN yang seimbang di masa depan. Baca Juga: Penerimaan Negara Lesu, Defisit APBN Semester I 2025 Melebar Jadi Rp204,2 Triliun

    "Dan adalah harapan saya cita-cita saya harapan saya suatu saat apakah 2027 atau 2028 saya ingin berdiri di depan majelis ini di podium ini untuk menyampaikan APBN kita bahwa kita berhasil punya APBN yang tidak ada defisitnya sama sekali," tegas Prabowo, yang disambut tepuk tangan meriah dari para anggota dewan.

    Postur RAPBN 2026

    - Pendapatan Negara: Rp3.147,7 triliun.

    - Belanja Negara: Rp 3.786,5 T (fokus, efisien, produktif).

     

    - Defisit: Rp638,8 T (2,48% PDB)

     

    - Keseimbangan primer menuju positif, utang terkendali dalam batas aman.

    Asumsi Makro RAPBN 2026

    - Pertumbuhan ekonomi: 5,4%

    - Inflasi: 2,5%

     

    - Suku bunga SBN 10 th: 6,9%

     

    - Nilai tukar: Rp16.500/USD

     

    - ICP minyak: USD70/barel.

    Target pembangunan:

    - Pengangguran 4,44 – 4,96%

    - Kemiskinan 6,5 – 7,5%

     

    - Kemiskinan ekstrem: 0 – 0,5%

     

    - Gini ratio: 0,377 – 0,380

    (akr)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com,

     Klik Disini 

    untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    2 Raksasa Perusahaan...

    2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung

    Komentar
    Additional JS