0
News
    Home Berita Featured Istimewa Spesial

    Warga Minta Massa Demo Fokus dengan Tuntutan dan Tak Terprovokasi - Kompas

    3 min read

     

    Warga Minta Massa Demo Fokus dengan Tuntutan dan Tak Terprovokasi


    JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga mengaku merasa takut untuk keluar rumah di tengah gelombang demo berujung ricuh yang belum usai di wilayah Jakarta dalam beberapa hari belakangan.

    Salah satu warga bernama Ita mengaku mendukung warga yang menyampaikan aspirasi melalui demo. Namun, ia menyayangkan adanya provokasi dalam demo yang berujung pada aksi perusakan sejumlah fasilitas umum.

    “Dukung demonya, tapi agak ngerinya ya ada provokator. Harusnya bisa fokus ke tuntutannya saja, jangan terprovokasi,” tutur dia saat ditemui Kompas.com, Minggu (31/8/2025).

    Baca juga: Meredam Gejolak Sosial

    Ita berujar, kondisi yang dinilai belum kondusif pun membuat kegiatan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi tadi jadi lebih sepi dari biasanya.

    Sepekan Gelombang Demo di Jakarta, Apa Tuntutan Massa?

    Adapun Ita sengaja ingin melihat kondisi Jakarta pada pagi hari tadi dan melanjutkan rutinitas kunjungan CFD-nya setiap minggu.

    “Aku ke sini pagi ini buat olahraga aja sih sebentar, pengen lihat kondisi Jakarta juga langsung,” kata dia.

    Baca juga: Ikut Demo 25 Agustus, Ojol: Pengin Ketemu DPR yang Kemarin Joget-joget

    Sejak dipulangkan lebih awal dari kantornya karena situasi demo yang tidak kondusif pada Jumat (29/8/2025) lalu, Ita baru berani keluar pada Minggu pagi ini.

    Setelah berolahraga, ia berencana akan menghabiskan akhir pekannya di rumah saja karena masih merasa takut. Meski begitu, kegiatan CFD ia nilai masih aman.

    “Takut sih ada, takut kalau ada tiba-tiba chaos, kalau di car free day sih aman kayaknya, makanya dicoba dulu. Habis ini langsung pulang lagi,” jelas dia.

    Baca juga: Menuntut Rasa Malu Pemimpin

    Sama halnya dengan Ita, Hardi (62), warga Menteng, Jakarta Pusat, juga sengaja datang ke CFD Sudirman-Thamrin, khususnya area Sarinah untuk melanjutkan rutinitas setiap Minggu pagi.

    Biasanya Hardi datang untuk menikmati sarapan berupa berbagai makanan yang dijual di sekitar area CFD. Namun, pada Minggu pagi tadi tak banyak pilihan makanan yang bisa dibeli seperti biasanya.

    “Saya dari jam tujuh pagi ke sini buat sarapan, sekalian lihat-lihat orang CFD, tapi yang di depannya itu enggak ada orang yang jualan, jadi beli di samping,” jelas dia ditemui terpisah.

    Baca juga: Ikut Demo 25 Agustus, Ojol: Ekonomi Lagi Susah, Kasian Anak-Istri di Rumah

    Adapun pantauan Kompas.com pada Minggu pagi tadi, hanya tampak beberapa warga berseragam olahraga yang berlari dan bersepeda. Jalanan pun terlihat lengang.

    Beberapa orang memanfaatkan momen ini untuk berfoto di tengah jalan dengan latar belakang gedung-gedung tinggi.

    Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

    Update Kondisi di Depan Polda Metro Jaya: Massa Bubar, Halte Ludes Terbakar

    Komentar
    Additional JS