0
News
    Home Featured Gegana Ledakan Lintas Peristiwa Spesial

    Ledakan di Pamulang, Gegana Pastikan Tidak Temukan Bom atau Bahan Peledak - Liputan6

    3 min read

     Lintas Peristiwa, 

    Ledakan di Pamulang, Gegana Pastikan Tidak Temukan Bom atau Bahan Peledak

    Tim Gegana memastikan ledakan yang terjadi di Pamulang bukan berasal dari bom atau bahan peledak.


    Jadi intinya...

      Liputan6.com, Jakarta Tim Penjinak Bom dari Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya tidak menemukan bom atau bahan peledak di lokasi ledakan permukiman Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

      "Tidak ditemukan bom atau bahan peledak," ucap Danden Gegana Polda Metro Jaya, Kompol Nofriansyah di Tangerang, Jumat (12/9/2025). Dilansir Antara.

      BACA JUGA:

      Tim Gegana dari Brimob telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi terdampak ledakan keras. Hasilnya, tidak ditemukan bahan peledak dari peristiwa tersebut.

      "Jadi setelah kita lakukan sterilisasi dengan alat deteksi, tidak ditemukan adanya jenis bom atau jenis peledak. Jadi kesimpulannya tidak ada yang disebut bom," ujarnya.

      Septic tank di gang senggol Tangsel diduga meledak
      Septic tank di gang senggol Tangsel diduga meledak

      Belum Terungkap Penyebab Ledakan

      Selama penyisiran di lokasi, Satuan Gegana Brimob menurunkan dua unit penjinak bom dan kimia, biologi dan radio aktif.

      "Kami bawa alat deteksi yang khusus mendeteksi bahan peledak. Jadi pemeriksaan dikembalikan untuk dilanjutkan kepada Puslabfor," jelasnya.

      Sementara, Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang mengatakan, tim Puslabfor Polri masih melakukan olah tempat perkara (TKP) di lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab kasus ledakan tersebut.

      "Untuk hasilnya nanti apa yang menjadi penyebab ledakan atau kebakaran, nanti akan kami sampaikan," kata Victor.

      Diberitakan sebelumnya, dilaporkan sebanyak tujuh orang menjadi korban ledakan misterius di permukiman RT/RW 03/01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang pada Jumat dini hari telah dirawat di rumah sakit (RS) terdekat.

      "Tiga korban yang sementara dirawat di RS, kemudian yang untuk empat orang korban lainnya sudah dirawat dan saat ini sudah diizinkan dirawat jalan oleh dokter tim RS," ujarnya.

      Dari total tujuh korban akibat ledakan misterius itu tiga diantaranya mengalami luka berat dan sudah dilakukan perawatan intensif oleh tim dokter dan empat lainnya mengalami luka ringan. Kemudian, dampak dari insiden tersebut juga mengakibatkan sebanyak delapan unit rumah warga di wilayah itu mengalami rusak berat dan ringan.

      Victor menuturkan, dari delapan unit rumah rusak itu diantaranya empat unit mengalami kerusakan berat dan empat rusak ringan. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 05.15 WIB hingga 05.30 WIB dini hari. Dimana terjadi ledakan cukup besar hingga mencapai radius sekitar 500 meter.

      Komentar
      Additional JS