0
News
    Home Featured Nduga Spesial

    Empat Heli TNI Dilaporkan Serang Gearek Kabupaten Nduga, Warga Mengungsi: Aktivis dan DPRD Turun - Tribun-papua

    4 min read

     

    Empat Heli TNI Dilaporkan Serang Gearek Kabupaten Nduga, Warga Mengungsi: Aktivis dan DPRD Turun - Tribun-papua.com

    Ringkasan Berita:

        Laporan Wartawan Tribun-papua.com,Noel Iman Untung Wenda

        TRIBUN-PAPUA.COM.WAMENA – Operasi militer dilaporkan sedang berlangsung di Distrik Gearek, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

        Empat unit helikopter ditumpangi TNI dilaporkan meraung-raung di udara dan satu di antaranya sempat mendarat, membuat warga setempat trauma.

        Hal ini disoroti serius Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), Theo Hesegem.

        Aktivis HAM itu menyebut penyerangan terjadi pada 10 Desember 2025.

        Hesegem mengaku menerima informasi langsung dari masyarakat Distrik Gearek melalui sambungan telepon seluler terkait dugaan operasi militer yang dilakukan oleh aparat keamanan Indonesia di wilayah tersebut.

        “Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa pada 10 Desember 2025, sekitar enam helikopter militer bergerak dari Kenyam menuju Distrik Gearek dan melakukan penyerangan,” ungkap Theo Hesegem secara tertulis kepada Tribun-Papua.com, Senin (15/12/2025).

        Menurut keterangan warga setempat, penyerangan terjadi pada subuh hari, pukul 05.00 WIT.

        Helikopter dilaporkan berputar di udara di atas wilayah Gearek sebelum melakukan penyerangan terhadap lokasi yang diduga sebagai tempat tinggal pemberontak yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

        Akibat penyerangan tersebut, sejumlah rumah warga sipil yang berada di sekitar lokasi turut mengalami kerusakan.

        Selain itu, dilaporkan satu helikopter melakukan pendaratan dan penurunan pasukan di wilayah tersebut.

        Untuk memastikan kondisi di lapangan, sekitar 15 warga dari Distrik Pasir Putih sempat berupaya menuju Gearek menggunakan perahu bermesin.

        Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena aparat keamanan dilaporkan melakukan penjagaan ketat dengan formasi tertentu.

        Akibatnya, warga tak dapat melakukan pemantauan maupun pengambilan dokumentasi dan akhirnya kembali ke Pasir Putih.

        Pasca kejadian tersebut, masyarakat Distrik Gearek dilaporkan mengalami trauma dan mulai mengungsi keluar dari wilayah mereka menuju Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga.

        Merespons situasi ini, YKKMP bersama anggota DPRD perwakilan Distrik Gearek, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah setempat berencana turun langsung ke Distrik Gearek, hari ini.

        Rombongan dijadwalkan bertolak dari Wamena menuju Timika, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Nduga.

        Theo Hesegem berharap kunjungan ini dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi warga sipil pascakejadian, serta mendorong perhatian dan pemantauan dari berbagai pihak terhadap situasi kemanusiaan di Distrik Gearek.

        Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari otoritas TNI serta pemerintah Nduga. (*)
         
         

        Komentar
        Additional JS