0
News
    Home Agam Bencana Featured Keracunan Kesehatan Lintas Peristiwa Spesial Sumatera Sumatera Barat

    Pengungsi di Agam Sumbar Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus Bantuan, Sudah Dipulangkan dari RS - Kompas

    3 min read

     

    Pengungsi di Agam Sumbar Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus Bantuan, Sudah Dipulangkan dari RS

    Kompas.com, 15 Desember 2025, 04:48 WIB
    Lihat Foto

    PADANG, KOMPAS.com -Sebanyak 10 orang pengungsi bencana banjir dan longsor di Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat yang keracunan makanan nasi bungkus bantuan sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Lubuk Basung Agam, Minggu (14/12/2025).

    Kondisi mereka sudah membaik dan hanya satu orang lainnya yang masih dirawat di rumah sakit.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    "Sepuluh orang yang alami keracunan makanan sudah pulang. Tinggal satu yang masih dirawat," kata Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian yang dihubungi Kompas.com, Minggu (14/12/2025).

    Hendri mengatakan kondisi satu warga yang masih dirawat itu sebenarnya sudah membaik, namun masih membutuhkan perawatan medis.

    Pesan Mega, SBY, dan Jokowi, untuk Penanganan Banjir Sumatera

    "Sebenarnya satu orang warga itu kondisinya sudah membaik, namun masih membutuhkan perawatan medis, jadi belum bisa dipulangkan," kata Hendri.

    Sebelumnya diberitakan sebelas orang pengungsi di posko bencana Sungai Batang, Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat keracunan makanan usai menyantap bantuan nasi bungkus dari relawan, Minggu (14/12/2025).

    Usai menyantap nasi bungkus itu, Sabtu (13/12/2025) korban mengalami muntah-muntah lalu dilarikan ke RSUD Lubuk Basung, Minggu (14/12/2025).

    "Benar. Ada sebelas warga yang alami keracunan usai menyantap nasi bungkus yang dibagikan relawan bencana," kata Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian yang dihubungi Kompas.com, Minggu (14/12/2025).

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Hendri mengatakan berdasarkan keterangan korban di RSUD Lubuk Basung, mereka terkena keracunan makanan usai makan nasi rendang yang dibagikan relawan bencana.

    Makanan yang dibagikan itu dalam bentuk nasi rendang bungkus dan pecal lele.

    "Mereka yang makan nasi rendang terkena muntah-muntah dan pecel lele aman. Kemungkinan penyebab mereka keracunan berasal dari nasi rendang ini," kata Hendri.

    Hendri mengatakan pihaknya belum mengetahui relawan yang memberikan makanan itu.

    "Warga tidak tahu relawan itu dari mana. Kita berharap kedepannya seluruh relawan yang memberikan bantuan langsung ke warga agar melapor ke wali nagari," kata Hendri.

    Selain itu bantuan yang diberikan aman untuk kesehatan, tidak kadaluarsa dan membahayakan korban bencana.

    Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini
    Komentar
    Additional JS