0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Gabon Kasus Kriminal Spesial WNI

    4 WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Anggota DPR: Alarm Meningkatnya Ancaman di Jalur Maritim - Kompas

    3 min read

     

    4 WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Anggota DPR: Alarm Meningkatnya Ancaman di Jalur Maritim

    Kompas.com, 13 Januari 2026, 16:17 WIB
    Lihat Foto

    JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR Fraksi Nasdem Amelia Anggraini mengatakan, penculikan terhadap empat warga negara Indonesia (WNI) oleh bajak laut di perairan Gabon menjadi alarm tentang meningkatnya ancaman di jalur maritim internasional.

    Amelia pun prihatin terhadap empat WNI yang menjadi korban penculikan tersebut.

    "Saya menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penculikan empat WNI di perairan Gabon, yang dilaporkan sebagai bagian dari aksi bajak laut bersenjata terhadap kapal penangkap ikan di wilayah laut tersebut. Insiden ini sangat memprihatinkan dan menjadi alarm tentang meningkatnya ancaman terhadap keselamatan WNI di jalur maritim internasional," ujar Amelia kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2026).

    Amelia menekankan, Komisi I DPR akan mendorong pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri dan seluruh perwakilan diplomatik di luar negeri untuk segera mengintensifkan koordinasi dengan otoritas setempat di Gabon.

    Detik-detik Rusia Gerebek Pabrik Bom Rakitan Dituding Milik Ukraina

    Dia ingin pemerintah Indonesia memastikan keselamatan dan kepulangan para korban.

    "Kami juga menegaskan pentingnya perlindungan WNI di luar negeri, termasuk langkah-langkah preventif membangun mekanisme early warning dan task force tanggap krisis dengan dukungan antar instansi. Tidak hanya untuk menanggapi insiden yang terjadi, tetapi juga untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa depan," jelasnya.

    Lebih jauh, Amel memastikan Komisi I DPR bekerja secara aktif bersama pemerintah untuk memastikan hak dan keselamatan WNI terjaga, sekaligus mendorong pemerintah memperkuat diplomasi perlindungan dan kerja sama internasional dalam mengatasi ancaman bajak laut.

    Dengan kondisi keamanan global yang kurang kondusif saat ini, kata Amelia, sudah sepatutnya Indonesia mengintensifkan keamanan di laut.

    "Guna mengantisipasi gangguan pada rantai pasok negara kita," imbuh Amelia.

    Update penculikan di Gabon

    Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan empat Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban penculikan sekelompok bajak laut di perairan Ekwata, Gabon, tepatnya Teluk Guinea pada Sabtu (10/1/2026).

    Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan, dua WNI berada dalam kondisi aman.

    Sementara dua lainnya tengah dikawal Angkatan Laut (AL) Gabon menuju ibu kota.

    Sekelompok pembajak itu membajak kapal penangkap ikan IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828) dan menculik sembilan awak kapal dari total 12 awak.

    Saat ini, kata dia, pasukan AL pun tengah memburu pelaku.

    "Tiga awak lainnya, dua di antaranya WNI, saat ini dalam kondisi aman, dan tetap berada di kapal yang sama. Tiga awak kapal termasuk dua WNI yang berada di kapal IB FISH 7 telah dikawal oleh Angkatan Laut Gabon menuju ke Libreville, ibu kota Gabon," kata Heni, dalam konfirmasinya, Selasa (13/1/2026).

    Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang
    Komentar
    Additional JS