0
News
    Home Berita Featured Jember Kasus Spesial

    Api Misterius Bakar Sejumlah Peralatan Rumah Warga di Jember - detik

    2 min read

     

    Api Misterius Bakar Sejumlah Peralatan Rumah Warga di Jember

    Yakub Mulyono - detikJatim
    Senin, 05 Jan 2026 13:45 WIB
    Api misterius yang membakar perabotan warga Jember/Foto: Istimewa
    Jember -

    Kejadian aneh menghebohkan warga Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, Jember. Api misterius membakar sejumlah peralatan rumah seperti lemari, kursi, pakaian dan lain-lain. Insiden ini akhirnya viral di platform media sosial Instagram.

    Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru Aiptu Susanto, membenarkan adanya peristiwa ini. Awal mula terjadinya peristiwa itu pada tanggal 12 Desember 2025.

    "Memang benar mengenai adanya api misterius itu. Itu terjadi di Dusun Jatikoong, Desa Jatiroto," katanya, Senin (5/1/2026).

    Baca juga:

    Pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail mengenai penyebab adanya api misterius. Informasi dari warga, api tiba-tiba muncul tanpa ada sebab.

    "Kabar dari warga tiba-tiba ada api. Kemudian warga mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah," ujarnya.

    "Yang di luar rumah pun ada barang yang kebakar juga," tambah Susanto.

    Dia menjelaskan, api itu muncul tidak tentu alias tiba-tiba. Kejadian aneh itu bukan hanya menimpa satu rumah di Dusun Jatikoong.

    "Kalau peristiwa itu waktunya tidak tentu. Api datangnya tiba-tiba," paparnya.

    Baca juga:

    Susanto menambahkan, api misterius itu tidak hanya menimpa satu rumah. Pada hari tertentu, langsung lima rumah sekaligus, terkadang juga dua rumah dalam satu hari.

    "Kejadian aneh itu tidak hanya menimpa satu rumah. Lima rumah warga situ juga mengalami kejadian aneh serupa, terkadang juga dua rumah dalam sehari," ungkapnya.

    "Api misterius itu masih berlangsung hingga kemarin sore. Kalau hari ini masih belum ada kabar," tandasnya.

    Polisi juga masih menyelidiki penyebab munculnya api yang sempat membakar perabotan warga itu. "Sebab secara logika pasti ada penyebab atau pemicunya," pungkas Susanto.

    20D
    Komentar
    Additional JS