0
News
    Home Berita Featured Keracunan Kesehatan Makan Bergizi Gratis Spesial

    BREAKING NEWS: 50 Balita dan Ibu Hamil di Majene Keracunan Massal Usai Santap Paket MBG - Tribun-sulbar

    4 min read

     

    BREAKING NEWS: 50 Balita dan Ibu Hamil di Majene Keracunan Massal Usai Santap Paket MBG - Tribun-sulbar.com

    Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
    Tribun-Sulbar.com/Dinkes Sulbar
    KERACUNAN MBG - Korban keracunan MBG yang dirawat di Puskesmas Sendana II, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (13/1/2026). 
    Ringkasan Berita:
    • Sekitar 50 warga Majene, sebagian besar anak-anak dan ibu hamil, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi paket MBG.
    • Sebagian besar korban dirawat di Puskesmas Sendana II dan Salutambung, sebagian lain menjalani perawatan di rumah.
    • Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan dan sampel pasien untuk laboratorium guna mengidentifikasi penyebab keracunan.

    TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Sebanyak 50 orang yang didominasi anak-anak, balita, dan ibu hamil di Kabupaten MajeneSulawesi Barat, mengalami keracunan makanan massal. 

    Insiden ini terjadi usai warga mengonsumsi paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan di tujuh desa.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengonfirmasi status kejadian ini telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Pemerintah Kabupaten Majene per Selasa (13/1/2026).

    “Gejala mulai muncul pada malam hari sekitar pukul 20.30 WITA. Warga mengeluhkan sakit kepala, demam, mual, muntah, hingga diare,” ujar dr. Nursyamsi, saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

    Berdasarkan data tim medis, mayoritas korban adalah anak-anak berusia 2 hingga 10 tahun, meski terdapat pula beberapa orang dewasa (ibu hamil).

    Hingga Selasa sore, sebagian besar korban masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

    "Dari total 50 kasus, 40 orang masih dirawat di Puskesmas, 9 orang menjalani perawatan di rumah dengan pengawasan medis, dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang," jelas dr. Nursyamsi.

    Rincian pasien yang dirawat inap meliputi 38 orang di Puskesmas Sendana II dan 2 orang di Puskesmas Salutambung. 

    Beruntung, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat insiden tersebut.

    Dinas Kesehatan telah bergerak untuk mengidentifikasi penyebab pasti keracunan. 

    Tim Gerak Cepat (TGC) bersama petugas kesehatan lingkungan telah mengambil sampel makanan dan sampel muntahan pasien untuk diuji di laboratorium.(*)

    Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi 

    Komentar
    Additional JS