0
News
    Home Berita Emas Featured Hoaks Kasus Lintas Peristiwa Spesial Tambang

    Buka Suara Soal Tambang Emas Pongkor Meledak, Antam: Itu Hoaks - Warta Ekonomi

    3 min read

     

    Buka Suara Soal Tambang Emas Pongkor Meledak, Antam: Itu Hoaks

    Warta Ekonomi, Jakarta -

    PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) angkat bicara menyusul beredarnya informasi liar mengenai insiden di tambang emas Pongkor, Jawa Barat.

    Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi, menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan terjadi kebakaran, ledakan, hingga ratusan pekerja terjebak di dalam tambang milik anggota holding MIND ID tersebut adalah berita bohong alias hoaks.

    Wisnu mengklarifikasi bahwa video yang viral di jagat maya sebenarnya merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah.

    Ia memastikan tim di lapangan telah mengantisipasi dan menangani situasi tersebut sesuai dengan prosedur keselamatan serta Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.

    "Kami menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait adanya ledakan di area tambang serta klaim ratusan orang terjebak di dalam tambang adalah tidak benar," ujar Wisnu secara tegas dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (14/1/2026). 

    Dalam penjelasannya, manajemen ANTAM memastikan bahwa langkah-langkah teknis yang dilakukan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja, merupakan bagian dari manajemen risiko rutin. Langkah ini terbukti efektif karena tidak ada satu pun karyawan yang terancam keselamatannya.

    Hingga saat ini, manajemen menjamin seluruh aktivitas operasional perusahaan di Pongkor berada dalam kondisi yang sepenuhnya terkendali. Wisnu membantah keras narasi yang menyebutkan adanya situasi darurat yang memakan korban.

    "ANTAM memastikan tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana informasi dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan kami yang terjebak di dalam area tambang," lanjutnya.

    Sebagai perusahaan pertambangan terkemuka, ANTAM terus memegang teguh prinsip good mining practice. Perseroan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan kerja dan pengendalian risiko yang ketat di setiap area operasional.

    Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihak perusahaan juga terus berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan dan pemangku kepentingan setempat. Wisnu pun meminta masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

    "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang," tutupnya.

    Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

    Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
    Editor: Annisa Nurfitri

    Tag Terkait:

    Komentar
    Additional JS