0
News
    Home Aceh Banjir Featured Kebun Kopi Lintas Peristiwa Spesial Sumatera

    Dampak Banjir Aceh: Belasan Ribu Hektare Kebun Kopi hingga Ribuan Rumah Rusak - Kompas

    3 min read

     

    Dampak Banjir Aceh: Belasan Ribu Hektare Kebun Kopi hingga Ribuan Rumah Rusak

    Kompas.com, 9 Januari 2026, 21:00 WIB
    Lihat Foto

    ACEH TENGAH, KOMPAS.com - Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, telah menyebabkan dampak serius terhadap sektor pertanian, khususnya perkebunan kopi.

    "Data Pos Komando Penanganan banjir dan longsor mencatat seluas 12.638 hektare lahan kopi di Aceh Tengah mengalami kerusakan akibat bencana akhir November 2025," kata Jubir Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, Jumat (9/1/2026). 

    Murthalamuddin menjelaskan, banjir dan longsor telah berdampak pada 14 kecamatan dan 295 kampung di Aceh Tengah.

    Berdasarkan catatannya, terdapat 58 titik pengungsian dengan jumlah total pengungsi sebanyak 7.899 jiwa. 

    Iran Siap Lawan AS dan Israel, Bagaimana Perbandingan Kekuatan Militernya?

    "Dari jumlah tersebut 587 orang di antaranya berasal dari luar Kabupaten Aceh Tengah. Jumlah warga terdampak secara keseluruhan mencapai 234.710 jiwa," ujarnya. 

    Murthalamuddin merincikan, dampak bencana tersebut sebanyak 24 orang meninggal dunia dan 4 warga masih dinyatakan hilang.

    "Kelompok rentan yang terdampak meliputi 41 ibu hamil, 305 ibu melahirkan, 76 ibu menyusui, 184 balita, 94 bayi, dan 725 lansia," tuturnya.

    Lebih lanjut, Murthalamuddin menyebutkan, terdapat wilayah terisolir dengan jumlah masyarakat terdampak mencapai 11.657 jiwa yang tersebar di satu kecamatan dan 26 kampung.

    Kerusakan harta benda juga dilaporkan cukup signifikan, 4.426 unit rumah mengalami kerusakan. Di sektor pertanian selain kopi, bencana turut merusak 4.100 hektare lahan cabai, 2.787 hektare sawah, serta 38,32 hektare area perikanan.

    Pada sektor infrastruktur, tercatat 306 ruas jalan, 179 titik jembatan, dan 130 jaringan irigasi mengalami kerusakan. 

    Fasilitas umum yang terdampak meliputi 4 unit kantor, 124 rumah ibadah, 72 sekolah, 12 pondok pesantren, 8 puskesmas, 9 pustu, dan 81 polindes (poliklinik desa). 

    Selain itu, sebanyak 235 tiang listrik dilaporkan rusak dengan jaringan listrik terdampak di 56 desa. Kerusakan juga terjadi pada 101 unit sarana air bersih.

    "Gangguan akses telekomunikasi di 91 desa, terputusnya akses transportasi darat, serta kerusakan pada 78 objek wisata dan 65 unit fasilitas olahraga," rincinya. 

    Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini
    Komentar
    Additional JS