Dokumen Pentagon Sarankan Militer AS Mundur Teratur Bantu Korea Selatan Hadapi Korea Utara - Tribunnews
Pergeseran keseimbangan tanggung jawab ini sejalan dengan kepentingan Amerika dalam memodernisasi postur pasukan AS di Semenanjung Korea
Dokumen Pentagon Sarankan Militer AS Mundur Teratur Bantu Korea Selatan Hadapi Korea Utara
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah dokumen kebijakan dari Pentagon, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), mengungkapkan kalau departemen tersebut menyarankan agar AS mengurangi 'peran' militernya di Korea Selatan dalam konteks konflik di Semenanjung Korea.
Disebutkan, saran itu tertuang dalam Strategi Pertahanan Nasional, sebuah dokumen yang memandu kebijakan Pentagon.
"Saran Pentagon agar memainkan peran yang "lebih terbatas" dan mengalihkan sebagian besar tanggung jawabnya kepada Korea Selatan dalam upaya mencegah Korea Utara kemungkinan menjadi langkah yang akan menimbulkan kekhawatiran di Seoul," tulis ulasan khbrn, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Baca juga: Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Perairan Timur: Pesan Keras ke AS yang Serang Venezuela
Dokumen itu secara terang menyatakan kalau, “Korea Selatan mampu memikul tanggung jawab utama untuk mencegah (to detter) Korea Utara dengan dukungan AS yang vital namun lebih terbatas.”
Sebagai catatan, Korea Selatan saat ini menampung sekitar 28.500 tentara AS sebagai bagian dari pertahanan bersama terhadap ancaman militer apa pun dari Korea Utara.
Selain itu, Seoul juga telah meningkatkan anggaran pertahanannya sebesar 7,5 persen tahun ini.
Dokumen tersebut menambahkan bahwa "pergeseran keseimbangan tanggung jawab ini sejalan dengan kepentingan Amerika dalam memodernisasi postur pasukan AS di Semenanjung Korea."
Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa pejabat AS telah mengindikasikan keinginan untuk membuat pasukan AS di Korea Selatan lebih fleksibel terhadap kemungkinan beroperasi di luar Semenanjung Korea.
Fleksibilitas pasukan ini untuk menghadapi berbagai ancaman yang lebih luas, seperti mempertahankan Taiwan dan mengekang pengaruh militer China yang semakin meningkat.
Apa sikap Korea Selatan? Laporan itu menyatakan:
"Korea Selatan menolak ide untuk mengubah peran pasukan AS (menjadi lebih minimal), tetapi Seoul telah berupaya mengembangkan kemampuan pertahanan mereka selama dua dekade terakhir dengan tujuan untuk dapat mengambil alih komando pasukan gabungan AS-Korea Selatan di masa perang. Korea Selatan saat ini memiliki 450.000 tentara."

Sikap AS Soal Taiwan dan China
Dokumen komprehensif yang diterbitkan oleh setiap pemerintahan baru di AS ini menyatakan kalau prioritas Pentagon adalah mempertahankan tanah air mereka.
Terkait kawasan Indo-Pasifik, dokumen tersebut menyatakan bahwa Pentagon berfokus untuk memastikan bahwa China tidak mendominasi pengaruh Amerika Serikat atau sekutu-sekutu Amerika.
Dokumen tersebut, yang terdiri dari sekitar 25 halaman tanpa menyebut nama Taiwan, menambahkan:
“Ini tidak memerlukan perubahan rezim atau konflik eksistensial lainnya. Sebaliknya, perdamaian yang layak, dengan syarat yang menguntungkan Amerika dan sekaligus dapat diterima oleh Tiongkok serta dapat dijalani, adalah mungkin.”
China menyatakan kalau Taiwan yang demokratis adalah bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan kemungkinan menggunakan kekerasan untuk menguasai pulau tersebut.
Taiwan menolak klaim kedaulatan Beijing dan mengatakan bahwa hanya rakyat Taiwan yang berhak menentukan masa depan mereka sendiri.
(oln/khbrn/*)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KERUSUHAN-PENEMBAKAN-AGEN-ICE-AS.jpg)