0
News
    Home Featured Makan Bergizi Gratis Spesial SPPG

    Jawaban SPPG Karyasari soal Siapkan MBG Pakai Kantong Plastik - Tirto

    3 min read

     

    Jawaban SPPG Karyasari soal Siapkan MBG Pakai Kantong Plastik

    Pihak posyandu mengatakan, makanan dimasukkan kantong plastik bukan berarti tidak layak konsumsi, melainkan upaya mencegah makanan terkontaminasi air hujan.

    Terbit 10 Jan 2026 15:15 WIB,



    Donasi Bencana Sumatera
    Jawaban SPPG Karyasari soal Siapkan MBG Pakai Kantong Plastik
    Salah Satu Makanan yan disajikan SPPG Karyasari. instagram/sppg_karyasari_sukaresmi

    tirto.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari di Sukaresmi, Pandeglang, Banten, yang menyiapkan makan bergizi gratis (MBG) menggunakan kantong plastik disorot masyarakat dan viral di media sosial.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, berujar, pihaknya menyiapkan menu untuk kelompok penerima manfaat 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, pada 8 Januari 2026. Makanan kemudian didistribusikan menggunakan ompreng dan telah sesuai prosedur yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Akan tetapi, salah seorang kader posyandu disebut memindahkan makanan dari ompreng ke dalam kantong plastik. Tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dan tidak sesuai dengan standar penyajian MBG.

    "Setelah itu, oleh ibu kader diberikan kepada penerima manfaat yaitu bumil, busui, dan balita. Ompreng kembali dibawa pulang oleh sopir dengan keadaan kosong," kata Dimas dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

    Ia menyebutkan, kejadian tersebut baru diketahui oleh SPPG Karyasari pada 9 Januari 2026. SPPG Karyasari menerima laporan beredarnya potongan video di media sosial yang memperlihatkan penyajian makanan MBG dalam kantong plastik.

    Baca juga:

    Kata Dimas, SPPG Karyasari lalu memanggil pihak kader posyandu untuk menanyakan terkait penyajian MBG tersebut.

    "Ibu kader mengklarifikasi bahwasanya mereka memang memasukkan menu tersebut ke dalam plastik karena keadaan spontanitas yang terjadi," tuturnya.

    Sementara itu, Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu Kecamatan Sukaresmi, Lusi, mengklaim kondisi makanan dalam kantong plastik tidak dapat disimpulkan sebagai makanan tidak layak konsumsi, melainkan sebagai upaya menghindari risiko kontaminasi air hujan di lapangan.

    Baca juga:

    "Perlu kami luruskan, bukan seperti yang terlihat di video itu. Kejadiannya sangat spontan, ditambah cuaca saat itu tidak memungkinkan. Akhirnya makanan kami pindahkan dari ompreng ke plastik semata-mata karena khawatir terkena air hujan," ucap Lusi.

    Baca juga:

    Sebagai informasi, beredar video di media sosial yang menampilkan BGN di dalam kantong plastik. Perekam video menuangkan kekecewaannya lantaran MBG disajikan dalam kantong plastik. Makanan yang disajikan berupa nasi dan lauk pauk.

    Komentar
    Additional JS