0
News
    Home Bencana Berita Featured Kementan Lintas Peristiwa Spesial Sumatera

    Kementan Pastikan Penanganan Ternak Terdampak Bencana di Sumatera Berlangsung Menyeluruh - Merdeka

    4 min read

     

    Kementan Pastikan Penanganan Ternak Terdampak Bencana di Sumatera Berlangsung Menyeluruh

    Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan komitmen pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dalam penanganan ternak terdampak bencana di Sumatera, memastikan pemulihan berkelanjutan bagi peternak setempat.

    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya untuk hadir secara menyeluruh dalam penanganan ternak yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Langkah awal penanganan ini difokuskan pada pendataan komprehensif terhadap seluruh jenis ternak yang mengalami dampak, meliputi ayam, sapi, dan kambing, guna memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

    Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan bahwa identifikasi ini bertujuan untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi peternak setempat dan memastikan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secara berkelanjutan. Bencana alam yang melanda berbagai daerah di Sumatera telah menimbulkan dampak signifikan, sehingga kehadiran negara menjadi krusial dalam mendukung masyarakat terdampak.

    Saat ini, fokus utama penanganan masih berada pada fase kedaruratan, di mana masyarakat membutuhkan bantuan kemanusiaan dasar seperti logistik. Penyaluran bantuan pemulihan untuk sektor peternakan akan dilakukan setelah fase kedaruratan ini selesai dan pendataan di lapangan rampung sepenuhnya.

    Fokus Penanganan Ternak dan Program Bantuan Kementan

    Kementan secara aktif mengidentifikasi jenis-jenis ternak yang terdampak bencana di Sumatera, mencakup ayam, sapi, dan kambing, untuk menyesuaikan bentuk bantuan yang akan diberikan. "Kita identifikasi semua, ternak ayam, sapi, kambing, kita identifikasi," kata Sudaryono. Proses pendataan ini menjadi dasar penting sebelum program pemulihan pascabencana diluncurkan.

    Setelah fase kedaruratan terlewati, Kementan telah menyiapkan berbagai program bantuan untuk peternak, salah satunya adalah program "Ayam Merah Putih". Program ini dirancang khusus untuk membantu peternak yang usahanya hancur akibat bencana alam, memberikan harapan baru bagi mereka untuk bangkit kembali.

    Pemerintah menjamin ketersediaan anggaran yang memadai untuk membiayai seluruh tahapan penanganan, mulai dari kedaruratan hingga pemulihan pascabencana. "Negara kita mampu, anggaran ada. Jadi rakyat yang terdampak, kedaruratannya dibereskan," tegas Sudaryono, menunjukkan komitmen kuat negara. Ini memastikan bahwa masyarakat terdampak tidak akan berjuang sendirian.

    Pemulihan Sektor Pertanian dan Infrastruktur Pascabencana

    Selain sektor peternakan, pemerintah juga berkomitmen penuh untuk memulihkan sektor pertanian yang terdampak bencana di Sumatera. Upaya ini mencakup perbaikan sawah yang rusak serta pencetakan sawah baru bagi petani di wilayah-wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Kementan mencatat, berdasarkan pendataan awal, sekitar 70 ribu hektare lahan pertanian di Sumatera terdampak bencana, dengan sekitar 11 ribu hektare di antaranya mengalami puso akibat kerusakan parah. Pemulihan lahan sawah akan dilaksanakan secara bertahap, seiring dengan proses pembersihan dan rehabilitasi area terdampak.

    Pendataan rinci terkait kondisi lahan pertanian yang rusak direncanakan akan dimulai pada awal Januari 2026 ini. Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa bantuan dan program pemulihan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan efektif.

    Komitmen negara tidak berhenti pada sektor pangan saja, melainkan juga meluas pada pemulihan kehidupan masyarakat secara holistik. Ini termasuk pembangunan kembali rumah warga yang hancur akibat bencana alam di berbagai kabupaten/kota terdampak di Sumatera. "Termasuk rumah yang hancur, itu kemudian juga akan dibangunkan rumah," tambah Sudaryono.

    Komitmen Jangka Panjang Pemerintah dalam Penanganan Bencana

    Pemerintah memastikan bahwa penanganan bencana di Sumatera akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, tidak hanya berfokus pada respons cepat tetapi juga pada pemulihan jangka panjang. Tahap kedaruratan yang berpusat pada bantuan kemanusiaan akan diikuti dengan program-program pemulihan yang komprehensif.

    Program-program seperti "Ayam Merah Putih" dan inisiatif perbaikan serta pencetakan sawah baru menunjukkan visi pemerintah untuk membangun kembali kehidupan masyarakat yang lebih baik. Pendampingan negara ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dan mempercepat proses bangkit dari keterpurukan.

    Dengan ketersediaan anggaran yang memadai dan koordinasi antarlembaga, pemerintah berupaya maksimal untuk memastikan setiap warga terdampak mendapatkan dukungan yang dibutuhkan. Kehadiran negara dalam setiap aspek penanganan bencana ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat.

    Sumber: AntaraNews

    Komentar
    Additional JS