Longsor di Cisarua, Gibran dan Menteri LH Soroti Alih Fungsi Lahan, Tim Ahli Diterjunkan - Tribunnews
Longsor di Cisarua, Gibran dan Menteri LH Soroti Alih Fungsi Lahan, Tim Ahli Diterjunkan
Tim ahli akan diterjunkan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menyelidiki alih fungsi lahan di lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat.
Ringkasan Berita:
- Alih fungsi lahan di lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat, disorot oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
- Hanif menyebut pihaknya akan menerjunkan tim ahli untuk menyelidiki alih fungsi lahan.
- Gibran meminta para kepala daerah di Jawa Barat untuk bekerja sama dengan kepolisian guna menelusuri alih fungsi lahan.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti alih fungsi lahan di lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Alih fungsi lahan atau konversi lahan adalah perubahan peruntukan sebagian atau seluruh kawasan lahan dari fungsi awalnya (misalnya pertanian atau hutan) menjadi fungsi lain (seperti permukiman, industri, atau infrastruktur)
Adapun longsor di Cisarua terjadi hari Sabtu (24/1/2026). Berdasarkan data hari Minggu, masih ada sekitar 83 orang yang hilang. Adapun korban tewas kini mencapai 25 orang.
Saat ini area di sekitar titik longsor digunakan sebagai tempat menanam sayuran. Padahal, area itu sebelumnya dianggap sebagai kawasan hutan.
Mengenai hal ini, Hanif menyebut ada aspek urbanisasi yang cukup masif sehingga mengubah pola makan masyarakat yang sebetulnya bukan habit atau kebiasaan mereka.
"Kita makan hal yang sepertinya bukan habit kita, seperti kentang, kol, kobis, paprika. Itu semua kan daerah di subtropis. Subtropis yang kebiasaan hidupnya di ketinggian 800-2.000 meter di atas permukaan laut," kata Hanif ketika berkunjung ke lokasi longsor, Minggu, (25/1/2026), dikutip dari Tribun Jabar.
Menurut Hanif, situasi seperti itu membuat aktivitas pertanian yang naik ke gunung dan kawasan itu dibuka menjadi lahan pertanian.
"Sebenarnya ini (sayuran) bukan dari Indonesia. Jadi ini sebagian besar jenis-jenis yang kita tanam hari ini berasal dari subtropis, seperti di Amerika Selatan, Cile, Peru yang kemudian naik seribuan meter di atas permukaan laut yang seharusnya tidak bisa," kata Hanif.

Untuk merespons alih fungsi lahan itu, Menteri LH menyebut pihaknya akan menerjunkan tim ahli untuk menyelidikinya. Tim ahli seperti itu pernah pula dikerahkan ke Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh Tamiang yang dilanda banjir bandang dan tanah longsor.
"Jadi tenaga ahli akan segera bergabung dengan pemerintah kabupaten di bawah pimpinan Bapak Bupati. Kita akan melakukan pendalaman sangat detil terhadap lanskap ini, dan kemudian akan kita lakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut," ucapnya.
Di samping itu, Hanif berujar Kementerian LH bisa saja nanti mendalami kasus lingkungan ini. Lalu, dia mengatakan akan ada kegiatan-kegiatan perbaikan tata ruang.
Baca juga: Minggu Tim SAR Evakuasi 14 Jenazah Korban Longsor di Cisarua Jabar
Gibran minta kepala daerah menyelidiki
Seperti Hanif, Gibran juga menyoroti alih fungsi lahan ketika meninjau lokasi bencana
Dia meminta para kepala daerah di Jawa Barat, yakni Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubenur Jawa Barat Erwan Setiawan, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, agar menyelidiki alih fungsi lahan.
"Tadi saya titip ke kepala daerah, bupati, Pak Wagub, ya ini. Mohon untuk alih fungsi lahan hal-hal yang sekiranya melanggar peraturan regulasi ini mohon nanti bersama Pak Kapolda bisa diselesaikan," kata Gibran di posko pengungsian, Minggu.
Wapres mendapatkan laporan dari warga bahwa daerah yang tertimpa bencana longsor dulunya merupakan hutan pinus. Dia meminta agar wilayah yang telah alih fungsi tersebut dapat dihijaukan kembali.
"Tadi saya dengar beberapa warga dulu kan di sini banyak pohon pinus ya, Bapak Ibu, ini mohon dihijaukan kembali dan kita doakan sama-sama ya, Bapak Ibu, biar tim yang bekerja di lapangan bisa maksimal," katanya.
(Tribunnews/Febri/Facundo/Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Habiburokhman-ditemui-di-DPR.jpg)