0
News
    Home Berita Featured Pendidikan Pendidikan Tinggi Sekolah Rakyat Spesial

    Mensos Pastikan Siswa Sekolah Rakyat dapat ke Jenjang Pendidikan Tinggi - Liputan6

    5 min read

     

    Mensos Pastikan Siswa Sekolah Rakyat dapat ke Jenjang Pendidikan Tinggi

    Sekolah Rakyat berfungsi sebagai jembatan masa depan dan merubah nasib dari keluarga kurang mampu.

    oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 13 Januari 2026, 08:27 WIB
    Share

    Menteri Sosial, Saifullah Yusuf usai mengikuti launching Sekolah Rakyat di SRT 9 Banjar Baru, Kalimantan Selatan. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
    Jadi intinya...
    • Kemensos menjamin siswa Sekolah Rakyat bisa lanjut pendidikan tinggi atau jadi pekerja terampil.
    • Kemensos berkoordinasi dengan kementerian lain dan BUMN untuk mendukung masa depan siswa.
    • Sekolah Rakyat meningkatkan kesehatan, mental, akademik siswa, serta memberdayakan keluarga miskin.

    Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Sosial memastikan siswa sekolah rakyat dapat melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Hal itu disampaikan langsung Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat launching Sekolah Rakyat di SRT 9 Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

    "Anak-anak tidak berhenti hanya di bangku sekolah, tetapi terus dibimbing agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau tumbuh menjadi pekerja terampil dan wirausaha yang mandiri," ujar Menteri yang kerap disapa Gus Ipul, Senin (12/1/2026).

    BACA JUGA:

    Gus Ipul menjelaskan, siswa yang memenuhi kompetensi akademik setelah lulusan Sekolah Rakyat menengah pertama, dibimbing untuk mengikuti masuk seleksi ke SMA Garuda. Kementerian Sosial telah menanyakan terkait kelanjutan pendidikan dari siswa Sekolah Rakyat dan siswa meminta dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

    "6.000 lebih siswa Sekolah Rakyat tingkat SMA, aslinya 75,3 persen siswa menginginkan melanjutkan ke perguruan tinggi. 24,7 persen siswa memilih untuk menjadi pekerja terampil, baik di dalam negeri dan di luar negeri, maupun juga berwirausaha," jelas Gus Ipul.

    Mengingat tingginya minat para siswa Sekolah Rakyat, Kementerian Sosial berusaha melakukan akomodir dengan berkoordinasi dengan kementerian terkait. Adapun kementerian yang telah berkoordinasi yakni Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait persiapan masuk perguruan tinggi dan mendapatkan beasiswa.

    "Dengan Kementerian P2MI, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Ekonomi Kreatif untuk berbagai kesempatan kerja dan wirausaha," terang Gus Ipul.

    Dukungan

    Sekolah Rakyat turut mendapat dukungan dari BUMN, sekolah kedinasan dalam mendukung siswa Sekolah Rakyat untuk mendapatkan pendidikan lanjutan yang sesuai dengan minat bakatnya. Sekolah Rakyat berfungsi sebagai jembatan masa depan dan merubah nasib dari keluarga kurang mampu.

    "Keberhasilan ini semakin nyata karena kami berangkat dari satu keyakinan, tidak ada ciptaan Tuhan yang sia-sia. Setiap manusia diciptakan dengan keunikan dan justru di situlah letak kekuatannya, ketika keunikan itu dirawat dan diarahkan, akan menjadi modal untuk meraih masa depan," ucap Gus Ipul.

    Gus Ipul mengapresiasi para jajaran Kementerian Koordinator, kementerian terkait yang telah membantu dan turut mendorong Pemerintah Daerah menyukseskan Sekolah Rakyat. Dukungan yang diberikan turut membantu selama penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Rakyat.

    "Kementerian PPA dan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) yang mendukung kami dalam mengawal pola pengasuhan anak di asrama," kata Gus Ipul.

    Gus Ipul mengungkapkan, selama enam bulan perjalanan awal Sekolah Rakyat, terdapat perubahan pada kesehatan siswa. Berat dan tinggi badan siswa mengalami peningkatan, baik kebugaran dan penurunan anemia.

    "Perubahan juga terjadi pada mental dan perilaku, anak menjadi lebih disiplin, lebih lembut dalam bersikap, tidak mudah mengantuk di kelas, dan semakin mandiri dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Gus Ipul.

    Tidak hanya itu, lanjut Gus Ipul, banyak diantara siswa Sekolah Rakyat mengalami perubahan akademik sehingga berdampak pada peningkatan prestasi. Hal itu dapat dibuktikan dari siswa bernama Nazril yang sebelumnya mengalami kesulitan membaca, kini sudah dapat membaca.

    "Dengan ketekunan para guru, bimbingan para guru, Nazril menjadi salah satu siswa yang berprestasi," tutur Gus Ipul.

    BACA JUGA:

    Pengentasan Kemiskinan

    Gus Ipul mengatakan, Kementerian Sosial sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2025, Sekolah Rakyat adalah bagian dari pengentasan kemiskinan. Kementerian Sosiak tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas pada anak, namun memberikan intervensi kepada keluarganya.

    "Berbekal pada DTKS, kami memetakan kondisi sosial dan ekonomi keluarga siswa Sekolah Rakyat, maka diberikan bantuan sosial lengkap," kata Gus Ipul.

    Gus Ipul menambahkan, keluarga siswa Sekolah Rakyat mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional dan mendapatkan bantuan perbaikan terhadap rumah tidak layak huni. Keluarga siswa Sekolah Rakyat dibekali dengan program pemberdayaan dan difasilitasi menjadi anggota Koperasi Merah Putih, guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

    "Nanti tidak hanya anaknya nanti yang tumbuh dan lulus, tapi sesuai arahan Bapak Presiden, keluarganya pun ikut berdaya dan naik kelas," pungkas Gus Ipul.

    Share
    Komentar
    Additional JS