0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Mossad Spesial

    Meski Banyak Agennya Dieksekusi, Mossad Makin Intensif Beroperasi di Iran - SindoNews

    3 min read

     

    Meski Banyak Agennya Dieksekusi, Mossad Makin Intensif Beroperasi di Iran

    Minggu, 11 Januari 2026 - 18:25 WIB

    Meski banyak agennya dieksekusi, Mossad makin intensig beroperasi di Iran. Foto/X
    A
    A
    A
    TEHERAN - Di tengah aksi demonstrasi anti-pemerintah yang meluas di Iran , Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menangkap seorang warga negara asing di Iran yang menjadi mata-mata un tuk Mossad rezim Zionis. Itu menunjukkan Mossad masih aktif membangun sel intelijen di Iran.

    Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu, Organisasi Intelijen IRGC mengatakan bahwa warga negara asing tersebut telah tiba di Iran untuk bekerja secara diam-diam dan sengaja untuk dinas mata-mata rezim Zionis. Padahal, sudah banyak agen Mossad yang dihukum gantung.

    Pernyataan tersebut mengatakan bahwa pasukan intelijen IRGC menangkap mata-mata tersebut saat ia sedang mengumpulkan intelijen dan menilai status kegiatan teroris oleh para anggotanya.

    "Bukti kuat spionase telah ditemukan setelah pemeriksaan barang-barang dan tempat persembunyian orang yang ditangkap," demikian keterangan IRGC.

    Baca Juga: Antisipasi Invasi AS dan Israel, Militer Iran Siaga Penuh

    Sementara itu, para perusuh yang melakukan kekerasan dan mendukung monarki telah merusak properti publik dan swasta di sejumlah kota di seluruh Iran dalam beberapa hari terakhir, menewaskan beberapa warga sipil dan pasukan keamanan serta melukai yang lainnya.

    Kerusuhan hebat yang meletus di sejumlah kota di Iran menyebabkan kerusakan pada gedung-gedung pemerintah, toko-toko swasta, dan bahkan masjid.

    Para perusuh yang mendukung monarki telah merusak properti publik, memblokir jalan, menyerang gedung-gedung administrasi dan kantor polisi, serta melukai sejumlah anggota pasukan keamanan dan penegak hukum.

    Tentara Iran menyerukan kepada rakyat untuk tetap waspada dan menggagalkan rencana jahat yang bertujuan untuk memicu ketidakstabilan dan kerusuhan di negara tersebut.

    Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu setelah kerusuhan hebat di sejumlah kota di Iran, Tentara memperingatkan bahwa pemerintah AS yang agresif dan jahat telah merencanakan untuk merebut kembali dominasinya atas rakyat Iran.

    Dikatakan bahwa AS, rezim Zionis yang kriminal, dan kelompok-kelompok teroris telah bekerja sama untuk mengganggu keamanan di Iran setelah kegagalan mereka dalam perang 12 hari yang diberlakukan pada Juni 2025.

    Tentara selanjutnya menyerukan kepada rakyat Iran untuk tetap waspada dan menjaga persatuan nasional untuk menggagalkan rencana jahat tersebut.

    Pernyataan tersebut menekankan bahwa Angkatan Darat bekerja sama dengan pasukan militer lainnya untuk memantau pergerakan musuh di kawasan tersebut, melindungi kepentingan nasional, infrastruktur strategis dan properti publik, serta menanggapi setiap rencana jahat dengan serius.
    (ahm)
    Komentar
    Additional JS