0
News
    Home Bencana Berita Featured Lintas Peristiwa Nusron Wahid Spesial Sumatera

    Nusron Wahid: Tata Ruang Daerah Terdampak Bencana Sumatera Harus Didesain Ulang - Kompas

    4 min read

     

    Nusron Wahid: Tata Ruang Daerah Terdampak Bencana Sumatera Harus Didesain Ulang

    KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan bahwa tata ruang wilayah di daerah terdampak bencana Sumatera perlu dirancang ulang agar lebih memiliki daya tahan terhadap bencana.

    Daerah terdampak bencana Sumatera yang dimaksud mencakup di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    "Terkait evaluasi total mengenai rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Pulau Sumatera terutama di tiga provinsi yang terkena dampak banjir. Bagaimana rencana tata ruang ke depan itu harus didesain ulang supaya lebih resiliensi terhadap bencana. Kenapa? Karena tata ruang ini ternyata terbukti tidak mempunyai dimensi mitigasi bencana," ujar Nusron dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (19/1/2026), dilansir dari Antara.

    Baca juga: Nusron Wahid Ungkap Ratusan Ribu Hektar Tak Lagi Jadi Hutan Sumatera

    Nusron menambahkan, penataan ulang tata ruang dapat disertai dengan rehabilitasi kawasan hutan.

    Ada 8 Gugatan KUHP-KUHAP Baru, DPR: Pemerintah Sudah Siapkan 14 Item Jawaban

    Menurut dia, kawasan yang sebelumnya dilepas dari fungsi hutan berpeluang dikembalikan apabila hasil kajian menunjukkan langkah tersebut diperlukan untuk tata ruang yang bisa memperkuat ketahanan terhadap bencana.

    "Supaya lebih resiliensi terhadap bencana. Nah itu memang sudah menjadi perhatian kami dan lagi-lagi ini adalah momentum, tapi momennya tidak sekarang. Ini momennya adalah sekitar ketika rekonstruksi sudah mulai jalan, baru kita nanti berpikir tentang selain rekonstruksi fisik juga rekonstruksi tata ruang. Selain rehabilitasi fisik juga rehabilitasi tata ruang," terangnya.

    RTRW Tiga Provinsi Akan Berubah Signifikan

    Nusron menjelaskan bahwa RTRW di tiga provinsi Sumatera tersebut akan mengalami perubahan besar pascabencana. Penyesuaian RTRW akan lebih menekankan aspek mitigasi bencana.

    Baca juga: Menteri ATR Pastikan Lahan Huntap Aceh-Sumatera Tersedia, Tunggu Permintaan Mendagri

    Revisi tata ruang diperlukan agar kejadian bencana serupa yang melanda Sumatera tidak kembali terjadi di kemudian hari.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Nusron menilai, banjir di sejumlah wilayah Sumatera terjadi karena tingginya debit air yang tidak diimbangi dengan daya serap lingkungan. Penyangga alami berupa tumbuhan dan pepohonan berkurang akibat alih fungsi lahan.

    Karena itu, Kementerian ATR/BPN akan melakukan evaluasi tata ruang pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Lanjut Nusron, evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan pemanfaatan ruang ke depan sesuai dengan karakter lingkungan dan dapat menekan potensi risiko bencana pada masa mendatang.

    Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini

    Komentar
    Additional JS