0
News
    Home Berita Featured Golkar Reshuffle Spesial

    Pengamat Sebut Golkar Untung jika Meutya Hafid Kena Reshuffle, Angga Raka Prabowo jadi Suksesor - Tribunnews

    5 min read

     

    Pengamat Sebut Golkar Untung jika Meutya Hafid Kena Reshuffle, Angga Raka Prabowo jadi Suksesor

    Nama Meutya Hafid disebut masuk dalam daftar menteri yang berpotensi direposisi oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Ringkasan Berita:
    • Isu reposisi Menkomdigi menguat.
    • Golkar dinilai tetap diuntungkan.
    • Angga Raka Prabowo disebut calon kuat pengganti.

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu reshuffle kabinet kembali menguat. Nama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid disebut masuk dalam daftar menteri yang berpotensi direposisi oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro mengatakan, langkah tersebut dinilai tidak akan mengganggu soliditas Partai Golkar di kabinet Presiden Prabowo Subianto.

    Menurutnya, Golkar tetap untung karena nantinya Meutya Hafid diperkirakan hanya dipindah ke pos menteri lain maupun komisaris di salah satu BUMN.

    "Menurut saya karena reshuffle terbatas alias hanya reposisi saja, mestinya aman. Mbak Meutya tetap dapat posisi. rasionalisasinya, Golkar tetap 'untung' dan menerima insentif yang pas," ujar Agung saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

    Nama Angga Raka Prabowo disebut-sebut menguat sebagai calon suksesor Meutya di kursi Menkomdigi. Angga dinilai memiliki rekam jejak yang relevan karena pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital serta memimpin Bakom.

    Agung menilai secara teknokratis, figur seperti Angga bisa memperkuat sinkronisasi kerja antara Komdigi dan Bakom, sehingga arah komunikasi pemerintahan dinilai lebih terintegrasi.

    "Perihal ini (Angga) juga kemungkinan besar sebagai kandidat (Menkomdigi), karena selama ini memiliki track record yang baik sebagai wamenkomdigi dan kepala bakom sehingga ke depan, sinkronisasi kerja dari Presiden semakin maksimal antara Komdigi dan Bakom," jelasnya.

    Sementara itu, Menkomdigi Meutya Hafid masih melakukan aktivitas seperti biasa sebagai anggota kabinet merah putih. Pada Rabu (28/1/2026), Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu masih mendatangi Istana Negara, Jakarta.

    Meutya Hafid datang untuk menghadiri pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN). Selain Meutya, ada menteri-menteri lain yang juga diundang oleh Presiden Prabowo.

    "Saya tahu pelantikan DEN aja," ucap Meutya Hafid singkat.

    Namun, Meutya Hafid mengaku pihaknya tidak tahu mengenai rencana reshuffle kabinet. Termasuk, pelantikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru setelah Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.

    "Saya belum tahu (reshuffle)," tutupnya.


    Komentar
    Additional JS