0
News
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo: Saya Lebih Hormat ke Pemulung Dibanding Orang Pintar tapi Curi Uang Rakyat - Kompas

    3 min read

     

    Prabowo: Saya Lebih Hormat ke Pemulung Dibanding Orang Pintar tapi Curi Uang Rakyat

    Kompas.com, 12 Januari 2026, 13:42 WIB

    Lihat Foto

    JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku lebih hormat dengan pemulung hingga tukang becak yang bekerja keras, dibandingkan dengan orang-orang pintar yang mencuri uang rakyat.

    Hal ini ditegaskannya saat meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

    "Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengam keringet daripada mereka yang pinter-pinter tapi mencuri uang rakyat. Saya lebih hormat," ucap Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

    Prabowo lantas meminta anak-anak Sekolah Rakyat jangan malu dengan kondisi pekerjaan orangtua mereka.

    Momen Prabowo Tiba di Istana Negara IKN

    Sebab, meski orangtua mereka hanya petani atau pemulung, pekerjaan yang dilakoni itu adalah pekerjaan yang mulia.

    "Jangan kau kecil hati. Jangan kau malu orang tua mu hanya buruh atau hanya letani miskin atau hanya pemulung, jangan kau malu. Mereka mulia. Mereka kerja keras halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Jangan pernah kecil hati," tutur dia.

    "Hormati orangtuamu kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu," kata Prabowo.

    Bagi Prabowo, pekerjaan orang tua murid di sekolah rakyat jauh lebih mulia dari para koruptor.

    "Jangan pernah kau malu. Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa," kata dia.

    Prabowo pun kembali menegskan bahwa ia tidak ingin ada anak yang malu dengan kondisi orang tuanya.

    Ia mengajak setiap anak menghormati orang tuanya.

    "Selalu hormati orang tuamu. Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orang tuamu. Memang negara kita belum mampu memberi terbaik untuk semua rakyat," ucap Prabowo.

    "Tapi kita akan berjuang keras, kita berjuang keras supaya kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," imbuh dia.

    Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang
    Komentar
    Additional JS