Prabowo Telepon Trenggono yang Pingsan karena Kelelahan - Tirto.
Prabowo Telepon Trenggono yang Pingsan karena Kelelahan
Sebelum pimpin upacara persemayaman, dirinya baru menyelesaikan tugas mendampingi Presiden Prabowo ke luar negeri.


tirto.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sempat pingsan saat menghadiri upacara persemayaman tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Setelah sadar, Trenggono mengaku mendapat telepon dari Presiden Prabowo Subianto.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Trenggono menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat, khususnya Presiden Prabowo, yang menanyakan kondisinya setelah peristiwa tersebut.
“Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabil khusus pak @presidenrepublikindonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini,” tulis Trenggono, dikutip Tirto pada Senin (26/1/2026).
Trenggono memastikan kondisinya saat ini stabil. Dia menjelaskan pingsan disebabkan faktor kelelahan fisik dan mental setelah menghadapi musibah yang menimpa tiga pegawai KKP.
“Saya dalam kondisi baik-baik saja. Alhamdulillah observarsi dokter menyatakan tak ada masalah, hanya kelelahan. Seminggu terakhir ini memang melelahkan tidak hanya fisik, tetapi mental karena keluarga besar KKP tengah ditimpa musibah kecelakaan pesawat ATR 42-500,” katanya.
Dia juga menyampaikan bahwa sebelum memimpin upacara persemayaman, dirinya baru menyelesaikan tugas mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja ke luar negeri.
“Walau tengah menjalankan tugas negara mendampingi Presiden di London dan Davos, sebagai komandan di KKP saya selalu bersama pasukan baik suka dan duka, menjadi inspektur upacara bagi mereka yang berpulang adalah wujud pendampingan terakhir,” ujar Trenggono.
“Sekali lagi terima kasih atas doa dan dukungan semuanya. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia,” sambungnya.
Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, menyatakan kondisi Trenggono telah membaik setelah sempat tidak sadarkan diri saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan tiga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Minggu (25/1/2026).
“Perlu kami sampaikan bahwa kondisi Menteri saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik,” ujarnya kepada Tirto, Minggu (25/1/2026).
Doni menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh kelelahan setelah Trenggono baru kembali dari perjalanan dinas ke luar negeri.