Raffi Ahmad Kunjungi Lokasi Longsor Cisarua, Bawa Pesan Khusus dari Presiden Prabowo - Kompas TV
BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad bersama sang istri Nagita Slavina mengunjungi lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (31/1/2026).
Raffi menuturkan kehadirannya merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh pihak, utamanya pemerintah bersatu dan bergerak cepat dalam penanganan bencana di Cisaraua tersebut.
Pasalnya, kata ia dalam kondisi seperti ini, nilai kemanusiaan harus ditempatkan di atas segalanya.
Baca Juga: Kisah Pilu Balita 3 Tahun Ditemukan Selamat di Tengah Timbunan Longsor di Cisarua
“Pesan Pak Presiden Prabowo dalam keadaan kayak begini atas nama kemanusiaan itu di atas segalanya, jadi semua elemen semua bersatu, pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, swasta, yang ada rezeki lebih ayo kita turun bersama-sama," kata Raffi dalam keterangannya, Sabtu.
"Kalau pak Presiden bilang dalam keadaan seperti ini, kita harus bersama-sama, membersamai semuanya, bersatu biar bisa cepat kita atasi semuanya."
Lebih lanjut, Raffi mengungkapkan saat bencana terjadi, dirinya masih berada di luar negeri dan langsung berkoordinasi dengan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail dan Gubernur Jawa Barat Dedi Muladi terkait penanganan bencana dan pascabencana.
“Waktu kejadian bencana ini kan saya lagi di luar, saya langsung komunikasi sama Kang Jeje, sama Kang Dedi Mulyadi juga sudah komunikasi. Kang Dedi Mulyadi juga menyarankan agar ini dihutankan kembali," ujarnya.
"Saya juga sudah komunikasi juga Kang Jeje ke Danantara untuk membantu pasca-nya nanti, kan ada huntara dan lainnya."
Di sisi lain, ia menuturkan bencana adalah bagian dari takdir Allah SWT, sehingga menurutnya yang juga tidak kalah penting yakni kehadirannya dapat memberikan dukungan moril bagi warga terdampak agar tetap kuat dalam menghadapi musibah longsor.
"Ini kan takdir dari Allah kalau bencana, siapa yang bisa menolak. Justru dengan adanya takdir yang seperti ini paling utama kita kasih kuat mental masyarakat keluarga, supaya mental mereka kuat, kita besarkan hati mereka meskipun berat," ucap Raffi.
Diberitakan sebelumnya, bencana longsor melanda wilayah di Cisarua pada 24 Januari 2026 lalu. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban hilang dan meningal dunia.
Pada hari ini Sabtu (31/1), Tim SAR gabungan dilaporkan mengevakuasi empat kantong jenazah dari lokasi longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian menyatakan keempat kantong jenazah tersebut ditemukan dalam rentang waktu sekitar dua jam di titik pencarian A dan B.
Baca Juga: Terbaru! Jumlah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat dan Hambatan Tim SAR di Hari Ketujuh Pencarian