Ribuan Warga Madura Sambut Kedatangan Valen Finalis DA 7, Ratusan Penonton Pingsan - Kompas,
Ribuan Warga Madura Sambut Kedatangan Valen Finalis DA 7, Ratusan Penonton Pingsan

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Ratusan orang pingsan saat menyambut kedatangan Valen juara II Dangdut Akademi ke 7 (DA 7) di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Kamis (01/01/2025).
Pantauan Kompas.com, satu persatu ratusan orang pingsan saat menonton konser.
Korban dibawa ke tenda darurat yang disediakan oleh panitia.
Namun tenda yang disediakan terbatas hanya berukuran sekitar 4x3 meter.
Sementara korban yang pingsan penonton perempuan.
"Dari tadi sudah ratusan orang yang pingsan. Mereka kepanasan dan akibat berdesakan," ungkap Ismail, salah satu penonton di lokasi.
Dikatakan, selain ukuran tenda terbatas, jumlah perawat yang disiagakan juga terbatas. Sehingga beberapa pasien harus dirujuk ke rumah sakit.
"Tadi ada yang dibawa ambulan keluar dari lokasi konser," katanya.
Supardi (35) penonton lainnya, juga menyampaikan penyiraman air kepada penonton tergolong terlambat.
Diungkapkan, sejak pukul 08.00 penonton sudah penuh.
Namun air baru disemprotkan sekitar pukul 12.00. Itupun tidak menyeluruh.
"Panasnya luar biasa. Tapi air baru disiramkan sekitar pukul 12.00 siang," ungkapnya.
Di sisi lain, dia menyampaikan masyarakat cukup puas Valen masih bisa disambut dengan konser.
Meski sebelumnya sempat pindah tempat dari Monumen Arek Lancor ke SGMRP Pamekasan.
Achmad Valen Akbar asal Kabupaten Pamekasan menjadi juara II ajang pencarian bakat, Dangdut Akademi ke 7 yang diadakan salah satu televisi nasional swasta.
Penonton yang datang ke SGMRP berasal dari 4 daerah di Madura, baik dari Bangkalan, Sampang, Sumenep dan warga Pamekasan sendiri.
Sementara itu, Tim EO CN, Kuswanto Ferdian menyampaikan, membeludaknya penonton di luar prediksi panitia.
Sejak pagi, penonton dari berbagai kota sudah datang dan diluar prediksi panitia.
"Ini di luar dugaan, kami sudah mengimbau penonton untuk datang sore hari untuk menghindari banyaknya korban pingsan," kata Kuswanto.
Dia mengatakan sudah menyiapkan fasilitas lengkap dan memadai.
Namun, situasi di luar prediksi panitia.
"Ambulan dan tenaga medis sudah kita siapkan maksimal tapi tetap kewalahan. Kami meminta maaf kepada semua penonton yang hadir," ucapnya.