0
News
    Home ASEAN Berita BRICS Dunia Internasional Featured Mata Uang BRICS Spesial

    Sebelum Resmi Diluncurkan, 9 Negara ASEAN Sepakat Terima Mata Uang BRICS - Sindo news

    3 min read

     

    Sebelum Resmi Diluncurkan, 9 Negara ASEAN Sepakat Terima Mata Uang BRICS

    Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:52 WIB
    Sebanyak sembilan negara menyatakan kesepakatan bersama untuk menerima penggunaan mata uang BRICS. FOTO/Reuters
    A
    A
    A
    JAKARTA - Sebanyak sembilan negara menyatakan kesepakatan bersama untuk menerima penggunaan mata uang BRICS meskipun alat pembayaran tersebut belum resmi diluncurkan ke pasar global. Kesepakatan ini memperkuat keyakinan blok BRICS yang kini beranggotakan 10 negara bahwa mata uang bersama tersebut berpotensi digunakan secara luas dalam sistem keuangan internasional.

    Langkah ini sejalan dengan komitmen BRICS untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta mempercepat agenda dedolarisasi dalam perdagangan dan transaksi lintas negara. Sejumlah negara berkembang menilai dominasi dolar AS kian sarat dengan risiko geopolitik dan ketidakpastian kebijakan.



    Dikutip dari Watcher Guru, sembilan negara Asia Tenggara (ASEAN), telah menyatakan kesiapan menerima mata uang BRICS yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Negara-negara tersebut membuka peluang penggunaan mata uang BRICS dalam aktivitas perdagangan dan kerja sama ekonomi setelah resmi diluncurkan.

    Baca Juga: Menuju Peluncuran Mata Uang Bersama di 2026, BRICS Masih Terbelah

    China dan Rusia, sebagai motor utama BRICS, terus mendorong negara-negara mitra untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Upaya tersebut diperkuat oleh meningkatnya ketidakpuasan global terhadap kebijakan luar negeri dan sanksi ekonomi AS yang dinilai kerap berdampak luas terhadap negara berkembang.

    Indonesia, yang juga merupakan anggota ASEAN, telah resmi menjadi anggota BRICS. Dengan status tersebut, Indonesia dipastikan akan menerima penggunaan mata uang BRICS dalam skema kerja sama ekonomi di dalam blok tersebut.

    Baca Juga: AS Akan Beli Greenland, Setiap Warganya Diimingi Rp1,6 Miliar

    Dengan bergabungnya Indonesia dan sembilan negara ASEAN lainnya, hampir 19 negara berpotensi memanfaatkan mata uang BRICS dalam perdagangan internasional. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah mengingat BRICS saat ini memiliki 13 negara mitra (partner countries) yang berpotensi mengikuti arus dedolarisasi.

    Perkembangan ini mencerminkan pergeseran kepercayaan global dari dolar AS menuju alternatif baru dalam sistem pembayaran internasional. Peluncuran mata uang BRICS dipandang dapat mengubah lanskap keuangan global sekaligus memperkuat pergeseran pusat kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur.
    (nng)
    Komentar
    Additional JS