0
News
    Home Berita Featured Spesial Sri Mulyani Yayasan Bill Gates

    Sri Mulyani Masuk Jajaran Elite Dewan Pengurus Yayasan Bill Gates - Beritasatu

    4 min read

     

    Sri Mulyani Masuk Jajaran Elite Dewan Pengurus Yayasan Bill Gates

    Selasa, 13 Januari 2026 | 12:14 WIB
    AH
    H
    Sri Mulyani Indrawati bergabung sebagai anggota dewan pengurus Gates Foundation, yayasan filantropi milik pendiri Microsoft, Bill Gates. (Istimewa)

    Jakarta, Beritasatu.com – Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati resmi mengemban jabatan baru di tingkat global. Dengan rekam jejak panjang di bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan, Sri Mulyani kini bergabung sebagai anggota dewan pengurus (governing board) Gates Foundation, yayasan filantropi milik pendiri Microsoft, Bill Gates.

    Gates Foundation menilai Sri Mulyani sebagai ekonom yang memiliki reputasi internasional. Ia dikenal memimpin berbagai reformasi besar di institusi keuangan serta aktif mengadvokasi kebijakan yang mendorong ketahanan ekonomi dan pertumbuhan inklusif.

    Pengalaman panjangnya di bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan dinilai akan memberikan perspektif strategis bagi tata kelola dan misi yayasan. Sebelumnya, Sri Mulyani juga pernah menjadi direktur pelaksana Bank Dunia.

    BACA JUGA

    Kabar Terbaru, Sri Mulyani Jadi Pengajar di Universitas Oxford

    “Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” ujar CEO Gates Foundation sekaligus anggota governing board, Mark Suzman, dalam keterangan di situs resmi Gates Foundation, Selasa (13/1/2026).

    Menurut Suzman, kepemimpinan Sri Mulyani akan membantu memastikan sumber daya Gates Foundation terus dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.

    Sri Mulyani bergabung dengan governing board pada momen penting dalam sejarah Gates Foundation. Tahun lalu, Ketua Gates Foundation Bill Gates membuat komitmen bersejarah untuk menghabiskan dana abadi yayasan dalam dua dekade ke depan.

    Komitmen tersebut difokuskan pada tiga tujuan utama, yaitu mengakhiri kematian ibu dan bayi yang sebenarnya dapat dicegah, memastikan generasi mendatang tumbuh tanpa penderitaan akibat penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan dan menempatkan mereka pada jalur menuju kesejahteraan.

    Sri Mulyani mengaku merasa terhormat dapat bergabung dengan Gates Foundation di tengah momentum penting tersebut.

    BACA JUGA

    Prabowo Beri Anugerah Bintang Jasa Utama kepada Bill Gates

    “Saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation untuk berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan sekaligus peluang ini,” ujar Sri Mulyani.

    Ia menambahkan, kolaborasinya dengan Gates Foundation sejatinya telah dimulai hampir satu dekade lalu, melalui kerja sama dalam mengeksplorasi bagaimana teknologi baru dapat memperluas kesempatan serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    “Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik ke dalam upaya-upaya krusial ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan penghidupan,” imbuhnya.

    Sebagai informasi, Sri Mulyani akan bergabung bersama anggota dewan lainnya, yakni Ashish Dhawan, Dr Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini tengah mengambil cuti sementara karena menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.

    Gates Foundation Bentuk Divisi Kantor Afrika dan India

    Selain menunjuk Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota governing board, Gates Foundation juga mengumumkan pembentukan divisi baru bernama Africa and India Offices (AIO). Divisi ini akan dipimpin oleh Ankur Vora sebagai presiden, di samping jabatannya sebagai chief strategy officer.

    Divisi AIO dibentuk untuk menyatukan kantor-kantor Gates Foundation di Afrika dan India, dengan tujuan memperkuat peran suara regional dan nasional dalam penyusunan strategi, penetapan prioritas, serta pelaksanaan program. Saat ini, Gates Foundation beroperasi di lima negara Afrika (Ethiopia, Kenya, Nigeria, Senegal, dan Afrika Selatan) serta India dengan kantor di New Delhi yang telah beroperasi sejak 2003.

    Ankur Vora, yang bergabung dengan Gates Foundation sejak 2013, akan mengawasi operasional kantor-kantor yayasan di Afrika dan India hingga 2045, bekerja sama dengan para pemimpin regional. Menurut Vora, pembentukan divisi AIO mencerminkan peran sentral Afrika dan India dalam misi Gates Foundation, sekaligus menegaskan pentingnya perspektif negara dalam membentuk strategi dan penyaluran sumber daya.

    Selain itu, Gates Foundation juga menunjuk Hari Menon sebagai presiden divisi Global Growth and Opportunity (GGO), menggantikan Rodger Voorhies yang mengundurkan diri pada akhir 2025. Menon, yang telah berkiprah selama 20 tahun di Gates Foundation, akan memimpin berbagai program strategis, mulai dari pembangunan pertanian, sistem keuangan inklusif, infrastruktur publik digital, sanitasi, fortifikasi pangan, hingga pendidikan global, dengan fokus utama di Asia Selatan dan Afrika Sub-Sahara.

    Komentar
    Additional JS