0
News
    Home Berita Featured Kesehatan Spesial Super Flu Superflu

    Superflu Merebak, Pemerintah Sebut Bukan Ancaman Serius Kesehatan - Voi

    13 min read

     

    Superflu Merebak, Pemerintah Sebut Bukan Ancaman Serius Kesehatan

    Ilustrasi aktivitas masyarakat menggunakan maskes saat pandemi COVID 19 (ANTARA)

    Berita

    14 Januari 2026, 06:15

    Ilustrasi aktivitas masyarakat menggunakan maskes saat pandemi COVID 19 (ANTARA)

    MAKASSAR - Merebaknya penyakitsuperflu di sejumlah daerah dipastikan bukan menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakatPemerintah menegaskan kondisi ini tidak sebanding dengan pandemi Covid-19 dan masih tergolong influenza musiman.

    Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus saat meninjau pelaksanaan program prioritas presiden RI di bidang kesehatankhususnya penanggulangan tuberkulosis (TBC), di Puskesmas BallaparangKecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 13 Januari.

    Menurut wamenkeshingga saat ini tercatat sekitar 62 kasus super flu di Indonesia. Jumlah kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, yakni sebanyak 35 kasussementara daerah lain mencatat angka yang relatif rendah.

    “Masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihanIni merupakan flu musiman yang puncaknya biasanya terjadi pada Agustus hingga September. Sejak Desember lalutren kasus justru menunjukkan penurunan,” kata Benyamin.

    Ia menjelaskanistilah superflu merujuk pada varian influenza dengan tingkat penularan sedikit lebih tingginamun bukan penyakit baru dan tidak memiliki tingkat keganasan seperti Covid-19.

    Ini tetap flu biasahanya lebih mudah menularBukan Covid-19, sehingga masyarakat tidak perlu panik,” jelasnya.

    Wamenkes juga menepis anggapan bahwa super flu memerlukan perawatan khusus atau penanganan rumitPengobatan tetap dilakukan dengan obat flu sesuai anjuran medisdisertai istirahat yang cukup dan penerapan pola hidup sehat.

    Kalau terkena superflutentu obatnya disesuaikanNamun pada dasarnyaini tetap influenza,” tegasnya.

    Meski demikian, Kementerian Kesehatan tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa kepanikan. Langkah yang dianjurkan antara lain menjaga daya tahan tubuhmenerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala berat atau berkepanjangan.

    Pemerintah memastikan pemantauan kasus superflu terus dilakukan secara berkelanjutan dan menegaskan hingga saat ini belum terdapat indikasi kedaruratan kesehatan masyarakat terkait fenomena tersebut.

    Komentar
    Additional JS